Breaking News:

Berita Pekalongan

Ganjar Minta Lokasi Pengungsian Banjir Disekat: Saya akan Mengirim GeNose

Bencana banjir yang melanda Kota Pekalongan hingga saat ini belum suru, ribuan orang mengungsi.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau tempat pengungsian banjir di aula Kecamatan Pekalongan Barat. 

Ganjar mengungkapkan, berdasarkan prediksi dari BMKG potensi curah hujan masih tinggi sampai akhir bulan Februari mendatang.

"Lalu, pada bulan Maret hingga April masih terjadi hujan namun intensitasnya rendah," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan, berdasarkan perkiraan cuaca yang dirilis BMKG hampir seluruh wilayah Jawa Tengah mengalami curah hujan intensitas sedang dan lebat.

"Untuk Kota Pekalongan dalam kategori wilayah waspada dengan curah hujan intensitas lebat."

"Sehingga, kami berharap kepada masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaannya," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan Dimas.

Menurutnya, banjir yang melanda di Kota Pekalongan menyisakan dua wilayah kecamatan yang masih tergenang.

Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Pekalongan Utara dan Kecamatan Pekalongan Barat.

"Ketinggian di dua kecamatan bervariasi, dari 20 centimeter hingga 90 centimeter," ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Pekalongan baik yang terdampak banjir, maupun masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran sungai untuk lebih menyiapkan antisipasi risiko dan penanganan bencana yang bisa datang tiba-tiba.

"Kami berpesan kepada masyarakat semuanya untuk tetap menjaga drainase lingkungan sekitar, sementara untuk masyarakat yang tinggal di wilayah cenderung terdampak dan saat ini masih dilanda banjir yang belum kunjung surut agar selalu waspada dan siaga," tambahnya. (*)
 

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved