Breaking News:

KKN Undip

KKN Undip Semarang Topang Capaian Dana Hibah BOPTN 2021, Rangking 5 Se-Indonesia

Pengabdian masyarakat melalui kegiatan KKN Undip Semarang, telah menopang capaian perolehan dana BOPTN.

IST
Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama saat upacara penerimaan kembali mahasiswa KKN Undip 2021 yang digelar secara virtual, Selasa (16/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pengabdian masyarakat melalui kegiatan KKN Undip Semarang telah menopang capaian perolehan dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Tahun 2021.

Hal itu diungkapkan Kepala LPPM Undip Semarang, Prof Dr Jamari saat upacara penerimaan kembali mahasiswa KKN Undip 2021 yang digelar secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Jamari mengungkapkan, Undip menempati rangking 5 dari 12 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dan mendapat dana penelitian sebesar Rp 39 miliar dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional ( Kemenristek/BRIN).

Secara rinci daftar 12 PTNBH penerima hibah atau dana penelitian BOPTN TA 2021 antara lain Universitas Indonesia Rp 45,9 miliar, Universitas Gadjah Mada atau UGM Rp 40,5 miliar, Institut Teknologi Bandung Rp 40,4 miliar, dan Universitas Airlangga Rp 39,1 miliar.

Kemudian Universitas Diponegoro Rp 38,8 miliar, Institut Pertanian Bogor Rp 33,3 miliar, Universitas Padjadjaran Rp 32,4 miliar, Universitas Sumatera Utara Rp 30,5 miliar, Universitas Hasanuddin Rp 29,1 miliar, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Rp 28,5 miliar, Universitas Pendidikan Indonesia Rp 24,2 miliar, dan Universitas Sebelas Maret Rp 15,2 miliar.

”Salah satu penilaian selain luaran penelitian adalah kegiatan pengabdian ke masyarakat dari Undip yaitu kegiatan KKN ini,” ungkap Jamari.

Kepala P2KKN LPPM Undip Fahmi Arifan ST, M.Eng mengatakan, KKN Undip Tim I TA 2020/2021 diselenggarakan selama 42 hari, terhitung sejak 4 Januari 2021 sampai 16 Februari 2021.

Jumlah peserta KKN secara keseluruan 2.717 mahasiswa yang diterjunkan dalam 30 Provinsi di Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua Barat, terbagi dalam 186 kabupaten/kota.

Serta melibatkan 120 Dosen terdiri dari dosen KKN sebanyak 109 orang, Dosen Koordinator KKN sebanyak 11 orang.

“Adanya kasus pandemi covid 19 maka kegiatan KKN tim I 2020/2021 mengalami perubahan, yang biasanya dilakukan secara kelompok, maka pada KKN periode ini dilakukan secara mandiri atau KKN Pulang Kampung,” katanya.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved