Breaking News:

Berita video

Video Pengungsi Banjir di Pekalongan Capai 2.000 Jiwa Pos Pengungsian & Dapur Umum Ditambah

Pengungsi menyebar di tiga kecamatan, di antaranya Kecamatan Tirto, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Wonokerto

Sementara itu, Muhammad Faisol (25) warga RT 3 RW 1 Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, mengatakan, sudah 13 hari banjir merendam desanya.

"Kemarin, Rabu (17/2/2021) air naik lagi mas. Ini sudah sedikit surut. Tapi cuaca masih mendung semoga hari ini tidak turun hujan," kata Faisol.

Ia mengungkapkan, adanya banjir ini sudah banyak warga yang merasakan gatal-gatal.

"Airnya sekarang makin cepat menyebabkan gatal-gatal. Ketinggian banjirnya bervariasi dari 20 centimeter hingga 60 centimeter," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, sejauh ini banjir masih menggenangi empat kecamatan. Yakni Kecamatan Tirto, Wonokerto, Siwalan, dan Kecamatan Wiradesa.

"Jumlah pengungsi banjir saat ini ada 2.533 jiwa. Paling banyak pengungsi ada di Posko Kopindo Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa ada 291 jiwa," kata Kalak BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo.

Budi mengungkapkan, sampai hari ini ada 25 titik pengungsian banjir di wilayah Kabupaten Pekalongan.

"Dari data sementara 4.763 dengan 20.848 jiwa terdampak banjir. Perkembangan data akan terus di-update," ungkapnya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved