Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Bupati Yuni Belum Dapat Kepastian Vaksin Tahap 2 Sampai Sragen

Bupati Yuni belum bisa memastikan kapan vaksin tahap kedua datang sampai Sragen.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Vaksinasi Covid-19 Sinovac dosis kedua kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Senin (8/2/2021). 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – H-2 vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sampaikan belum memperoleh kepastian vaksin datang.

Hal tersebut disampaikan Yuni usai menghadiri acara di BPR Djoko Tingkir.

Berbeda dari vaksinasi pada tahap pertama kepada nakes, dirinya sudah mendapatkan informasi h-1.

"Vaksin itu mau datang kapan dan sudah sampai di Jawa tengah atau belum kami belum tau.

Waktu vaksin untuk tenaga kesehatan itu kami h-1 sudah ada berita kalau ini belum ada berita, apakah hari Senin nanti vaksin itu datang atau tidak," terang Yuni.

Yuni membenarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen telah mendaftarkan sebanyak 29.190 pelayan publik, namun dimungkinkan data masih bisa berubah.

"Sementara yang menerima 29.190 itu, terkait tambahannya saya belum tau pasti karena belum mendapatkan laporan," lanjut Yuni.

Yuni melanjutkan di Jawa Tengah informasi yang dirinya peroleh dari Menkes akan menerima 5,4 juta dan dibagi ke 30 Kabupaten/Kota di Jateng.

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini akan menyasar pelayan publik mulai dari ASN, tenaga pendidik, pedagang pasar, petugas terminal hingga KAI, wartawan dan masih banyak lagi.

Yuni menegaskan seluruh ASN di Kabupaten Sragen harus mau menerima vaksinasi Covid-19. Kecuali mereka yang memiliki komorbid dan beberapa faktor eklusi lainnya.

Di Kabupaten Sragen sendiri setidaknya ada 9 ribu lebih ASN yang dijadwalkan akan memperoleh vaksin pada Senin (22/2/2021) mendatang.

"ASN harus mau divaksin, kecuali ada komorbid dan ada faktor eklusi. Tapi ASN tidak dalam kapasitas memilih iya atau tidak terhadap vaksin mereka wajib," katanya.

Yuni mengatakan pelayan publik dalam hal ini ASN harus mau menerima vaksin.

Ini dikarenakan ASN harus memberi contoh kepada masyarakat.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Hargiyanto mengatakan saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi.

"Kita masih terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi terkait vaksinasi Senin depan. Hasil belum bisa kami sampaikan," katanya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved