Breaking News:

Penanganan Corona

Mengaku Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Mayoritas WNI yang Kembali dari Arab Positif Covid-19

Mayoritas WNI yang kembali dari Arab Saudi dinyatakan positif Covid-19. Hal itu diutarakan Kasubdit Karantina Kesehatan.

AP/STR
Ratusan jemaah Muslim mengelilingi Kabah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mayoritas WNI yang kembali dari Arab Saudi dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu diutarakan Kasubdit Karantina Kesehatan, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Benget Saragih.

Ia memaparkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, terdapat 121 orang WNI terkonfirmasi positif Covid-19 per 17 Februari 2021.

Baca juga: Daftar Barang Gratifikasi Presiden Jokowi dari Raja Salman Arab Saudi: Total Rp 8 Miliar Lebih

Baca juga: Ditangkap di 2018, Aktivis yang Perjuangkan Hak Wanita Mengemudi di Arab Saudi Akhirnya Bisa Pulang

Baca juga: Larangan Masuk ke Arab Saudi, Bagaimana Nasib 617 Jamaah Calon Haji Blora? Ini Jawaban Suhadi

"Kalau warga negara Indonesia yang kedatangan dari Arab Saudi yang paling banyak, kemarin juga kami menemukan 103 kedatangan, kemarin langsung diperiksa, hasil 121 positif itu kemarin tanggal 17," kata Maxi dalam diskusi virtual, Kamis (18/2/2021).

Dari hasil wawancara terhadap para WNI yang datang, diketahui bahwa mereka selama ini kerap tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

Selain itu, mereka juga diketahui dapat masuk ke Tanah Air hanya dengan bermodalkan hasil rapid antigen negatif.

Padahal, seharusnya untuk dapat masuk ke Indonesia, mereka harus mengantongi hasil tes polymerase chain reaction (PCR).

"Kami tanyakan pemeriksaannya seperti apa, ya dua jam keluar hasilnya, jadi mereka ini menggunakan rapid antigen. Jadi tidak sesuai dengan syarat yang harus PCR," ucapnya.

Baca juga: Indonesia Termasuk 20 Negara yang Tidak Diperbolehkan Masuk Arab Saudi, Bagaimana Jadwal Umrah?

Baca juga: Indonesia Termasuk 20 Negara yang Tidak Diperbolehkan Masuk Arab Saudi, Bagaimana Jadwal Umrah? 

Baca juga: Kelompok Tak Dikenal Mengaku Bertanggung Jawab Atas Ledakan Besar di Arab Saudi

 

Oleh karena itu, Benget mendorong, agar Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dapat mengingatkan para pekerja migran Indonesia (PMI) yang hendak kembali ke Tanah Air untuk mematuhi protokol kesehatan yang ada. 

"Inilah sebenarnya kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri yaitu sebelum mengirim PMI dari Indonesia ke sana, itu harus benar-benar dilakukan pemeriksaan yang ketat di Arab Saudi," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul: Kemenkes: Mayoritas WNI yang Kembali dari Arab Saudi Positif Covid-19

Editor: rival al-manaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved