Breaking News:

Berita Pekalongan

Muhammadiyah Bentuk Posko Banjir dan Suplai 29 Dapur Umum

Banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Pekalongan, membuat sejumlah elemen turun tangan.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak tanggal (5/2/2

Dapur umum yang berada di wilayah Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Dapur umum yang berada di wilayah Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

021), mengakibatkan beberapa desa di wilayah Kota Santri bagian utara mengalami banjir.

Banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Pekalongan, membuat sejumlah elemen turun tangan untuk membantu korban banjir. Salah satunya Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan yang membentuk Pos Koordinasi (Poskor) di Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa.

"Dengan memanfaatkan seluruh jajaran pengurus yang ada seperti Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB/MDMC) dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU), bergerak melakukan Penanganan Darurat Bencana (PDDB) dan dengan membetuk Poskor, kami melakukan penggalangan donasi untuk para korban banjir," kata Wakil Bendahara PDM Helman Qomari kepada Tribunjateng.com, Kamis (18/2/2021).

Muhammadiyah sebagai salah satu bagian dari masyarakat, merasa perlu berbuat untuk membantu dan memberdayakan masyarakat dalam usaha tanggap darurat banjir tersebut.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan melalui One Muhammadiyah One Response (OMOR). Seluruh sumber daya dari Muhammadiyah Pekalongan dikerahkan, baik itu pendanaan, sarana prasarana, 
hingga personil relawan.

"Semua kami kumpulkan untuk membantu korban banjir," imbuhnya.

Helman mengungkapkan, sejak (7/2/2021) hingga sekarang, PDM mencatat ada 29 dapur umum yang sudah disuplai logistik.

"Di 29 dapur umum, total penerima ada 72.277 jiwa. Sedangkan logistik yang telah disalurkan seluruh dapur umum mencapai Rp 140.781.000 juta. Bantuan ini berupa beras, minyak goreng, telur, sayur mayur, tepung, mie, gula, obat-obatan, makanan anak, pampers, pembalut, dan lain-lain," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga membantu evakuasi masyarakat terdampak banjir.

"Di Poskor telah menyiagakan perahu karet untuk evakuasi warga. Hingga saat ini masih berlangsung evakuasi," katanya.

Helman menambahkan, harapanya dengan hal ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved