Breaking News:

Berita Internasional

Anti Mainstream! Pemerintah Jepang Bentuk Jabatan Menteri Kesepian, Ini Tugas dan Fungsinya

Pemerintah Jepang membentuk jabatan yang mungkin semua negara di dunia tidak memilikinya, menteri kesepian.

Jiji
PM Jepang Yoshihide Suga dengan Profesor Shigeru Omi (kanan), Wakil Ketua tim penanggulangan Corona di Jepang. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPANG - Pemerintah Jepang membentuk jabatan yang mungkin semua negara di dunia tidak memilikinya, menteri kesepian.

Jabatan itu setaraf menteri-menteri lainnya di Jepang.

Alasan pembentukan kementerian itu bukan untuk mengatasi orang jomblo, namun untuk mengurangi angka bunuh diri yang tinggi di Jepang.

Baca juga: Kokedama Teknik Menanam Ala Jepang Diperkenalkan Mahasiswa KKN Undip Bantu Kurangi Pot Plastik

Baca juga: Gempa di Jepang Sebabkan Puluhan Bangunan Mengalami Kerusakan

Baca juga: Logat Semarangan Kevin Muncul Saat Gempa M 7,3 di Jepang: Metu Cuk, Gempa Gedhi, Matamu, Bajilak

Di tengah pandemi virus corona yang masih berlangsung, banyak orang menderita secara fisik maupun mental, tak terkecuali Jepang.

Untuk mengatasi masalah ini, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga telah menunjuk seorang politikus Tetsushi Sakamoto menjadi Menteri Kesepian.

Sakamoto akan mengurusi kementerian yang mengatasi kesepian dan isolasi yang menjadi semakin umum di Jepang selama pandemi ini.

Penunjukan kabarnya diberlakukan setelah muncul laporan yang menunjukkan bahwa jumlah kasus bunuh diri di Jepang meningkat selama setahun terakhir.

Di antara kasus bunuh diri tersebut, jumlah mayoritasnya adalah wanita dan kaum muda sebagaimana dilansir dari World of Buzz, Jumat (19/2/2021).

Peneliti berpendapat, banyaknya wanita yang bunuh diri selama pandemi dikarenakan wanita cenderung lebih banyak bekerja di sektor ritel dan jasa.

Sehingga, saat pandemi seperti ini, mereka kehilangan pekerjaan dan menjadi depresi.

Halaman
12
Editor: rival al-manaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved