Breaking News:

KKN Undip

Selamat Tinggal Jentik Nyamuk, Mahasiswa Undip Ajak Warga Bikin Pembasmi Nyamuk dari Limbah Sereh

Saat ini kita diharuskan untuk tetap berada di rumah dan selalu menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Selamat Tinggal Jentik Nyamuk, Mahasiswa Undip Ajak Warga Bikin Pembasmi Nyamuk dari Limbah Sereh
IST
Mahasiswa KKN Undip 2021 Cindy Yasintasia sosialisasi ke warga Bulusan, Tembalang, Semarang mengenai pembuatan obat pembasmi jentik nyamuk berbahan dasar limbah batang sereh dan kulit jeruk nipis.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Saat ini masyarakat Indonesia diharuskan tetap berada di rumah dan selalu menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Di masa pandemi ini pula, musim penghujan juga sangat rawan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue).

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tim 1 pada periode 2021 mengajak warga Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, mencegah penyebaran penyakit DBD dengan membasmi jentik-jentik nyamuk yang ada pada wilayah yang rawan perkembangan nyamuk.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK RT 03/ RW 02 Kelurahan Bulusan, Semarang agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan terutama di rumah.

“Mengingat pada saat seperti ini rawan terjangkit berbagai penyakit, maka dari itu dianjurkan untuk selalu ingatkan untuk menjaga kesehatan diri masing-masing,” kata mahasiswa KKN Undip 2021, Cindy Yasintasia.

Pada Minggu (7/2/2021) telah dilaksanakan program sosialisasi serta penyuluhan mengenai pembuatan obat pembasmi jentik nyamuk berbahan dasar limbah batang sereh dan kulit jeruk nipis.

Sosialisasi itu diharap membantu warga untuk mengerti cara mencegah perkembangan jentik nyamuk secara dini di wilayah RT 03/ RW 02 Kelurahan Bulusan, Semarang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pembuatan obat pembasmi jentik nyamuk berbahan dasar limbah batang sereh dan kulit jeruk nipis ini juga dapat meningkatkan inovasi dalam memanfaakan kembali bahan yan sudah tidak digunakan serta ekonomis dalam menghemat pengeluaran biaya.

Pembuatan obat pembasmi jentik nyamuk ini cukup mudah yaitu yang pertama, siapkan limbah batang sereh sebanyak 2 ikat dan 1 butir kulit jeruk nipis yang sudah dikeringkan.

Kemudian, rebus 2 ikat batang sereh ke dalam 200 ml air.

Selagi menunggu rebusan ekstrak batang sereh, kulit jeruk nipis yang sudah disiapkan dapat diblender atau direbus dalam 50ml air.

Setelah air rebusan ekstrak mendidih, kemudian tiriskan air ekstrak batang sereh dan dinginkan 10 menit.

Kulit jeruk nipis yang sudah diblender kemudian disaring.

Setelah semua ekstrak siap, campurkan dalam air sebanyak 100ml dan aduk hingga seluruh larutan tercampur rata.

Obat pembasmi jentik nyamuk ini bisa digunakan untuk menyemprot bagian rumah yang rawan adanya perkembangan jentik nyamuk seperti bak mandi, selokan, tong air, atau tempat lainnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved