Breaking News:

KKN Undip

Mahasiswa KKN Undip Damping Warga Manfaatkan Purwaceng Sebagai Bahan Tambahan Puding

Purwaceng merupakan jenis tumbuhan liar yang banyak tumbuh di daerah dataran tinggi. Tanaman ini adalah jenis tanaman obat yang tumbuh mendatar diatas

IST
Tim I KKN Undip 2021 saat sosialisasi pemanfaatan purwacengsebagaii bahan tambahan pudding pada warga di di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Purwaceng merupakan jenis tumbuhan liar yang banyak tumbuh di daerah dataran tinggi.

Tanaman ini adalah jenis tanaman obat yang tumbuh mendatar diatas permukaan tanah dengan diameter 1-3cm daun berwarna kemerahan.

Tanaman ini bisa ditemukan di daerah dataran tinggi salah satunya di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Di Desa Sikunang dapat dijumpai tanaman purwaceng yang ditanam oleh para warga sekitar.

Seiring berjalanya waktu tidak banyak warga yang menanam purwaceng dikarenakan proses panen yang lama, harga tidak menentu, belum ada pembeli pasti, proses pengeringan lama dan warga yang belum bisa mengolah purwaceng untuk dijadikan suatu produk.

Saat ini produk yang dihasilkan dari tanaman purwaceng belum bisa dikonsumsi secara universal, kebanyakan ditujukan untuk para orang tua.

Hal tersebut menjadi dasar untuk tim KKN Undip 2021 dan peneliti melakukan sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan purwaceng sebagai bahan tambahan pada pembuatan pudding.

“Tujuannya agar dapat menjadi suatu inovasi produk baru dari tanaman purwaceng dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan dari anak-anak sampai orang tua,” kata salah satu mahasiswa Tim 1 KKN Undip 2021, Yesi Kurniawati.

Tim I KKN Undip 2021 antaralain Yesi Kurniawati, Muhammad Yusuf, Alihsan Rahmawati, Cindyana Putry, Ria Tasmalia, Asmaa Mufidaa R, Winda Agustin, Bagus Adi N, Mutiara Kurnia D dan Oktavia D.

Yesi menjelaskan, adanya sosialisasi pembuatan puding purwaceng yang memiliki manfaat antara lain melancarkan peredaran darah, pereda nyeri serta mencegah anti masuk angin diharapkan dapat dijadikan suatu inovasi baru.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved