Breaking News:

Berita Regional

Petugas Forensik Jadi Tersangka Penistaan Agama Setelah Mandikan Jenazah Wanita

Empat petugas forensik di RSUD Djasemen Saragih Kota Pematangsiantar jadi tersangka kasus penistaan agama setelah memandikan jenazah pasien wanita sus

Editor: m nur huda
Istimewa
Ilustrasi penanganan kepada pasien covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM - Sebanyak empat petugas forensik di RSUD Djasemen Saragih Kota Pematangsiantar ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Pasalnya, mereka memandikan jenazah Zakiah (50) seorang pasien wanita suspek Covid-19.

Zakiah meninggal pada Minggu (20/9/2020) setelah mendapatkan perawatan.

Empat pria petugas forensik tersebut adalah DAAY, ESPS, RS, dan REP.

Dua di antara mereka berstatus sebagai perawat.

Mereka ditetapkan sebagai tahanan kota sejak Kamis (18/2/2021) hingga 20 hari ke depan.

Namun petugas tidak melakukan penahanan karena tenaga empat pria tersebut dibutuhkan di di ruang instalasi jenazah forensik.

Kasi Pidum Kejari Siantar, M Chadafi mengatakan para tersangka adalah tenaga khusus untuk menangani jenazah di masa pandemi Covid-19.

"Kita khawatir kalau dilakukan penahanan di rumah tahanan akan mengganggu proses berjalannya kegiatan forensik.

Di antara memandikan jenazah dan sebagainya."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved