Breaking News:

Berita Tegal

Awal Tahun 2021 Satlantas Polres Tegal Catat Laporan Kecelakaan Lalu Lintas Sebanyak 78 Kasus. 

Sejak awal tahun sampai kini, kecelakaan lalin yang masuk ke Satlantas Polres Tegal berjumlah 78 kasus.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Ilustrasi. Anggota Satlantas Polres Tegal sedang mengatur arus lalu lintas di daerah Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejak awal tahun sampai hari ini Senin (22/2/2021), laporan kecelakaan lalu lintas yang masuk ke Satlantas Polres Tegal berjumlah 78 kasus dengan kategori beragam.

Dari jumlah tersebut, dijelaskan oleh Kasatlantas Polres Tegal, AKP Dwi Himawan Chandra, ada yang mengalami kecelakaan misal mobil dengan motor, sesama kendaraan mobil, dan lain sebagainya dan ditangani langsung oleh Satlantas Polres Tegal.

Tapi ada juga yang mengalami kecelakaan tunggal, contohnya menghindari lubang, tergelincir karena jalan licin, dan meminta surat keterangan kecelakaan.

"Dari jumlah 78 laporan yang masih mendominasi yaitu kecelakaan sepeda motor. Baik yang jatuh sendiri karena lubang di jalan, menghindari lubang, tergelincir, tabrakan, dan lain sebagainya," tutur AKP Dwi Himawan.

Sedangkan untuk daerah yang rawan terjadi kecelakaan di Kabupaten Tegal, menurut AKP Himawan, khususnya di daerah pantura seperti jalan Munjung Agung Kramat.

Salah satu faktor yang menyebabkan karena kurangnya penerangan jalan, sehingga saat malam hari daerah tersebut gelap.

Jarak pandang pengemudi terbatas, sehingga sering terjadi kecelakaan.

"Saya imbau kepada masyarakat khususnya pengendara sepeda motor untuk lebih hati-hati saat berkendara terlebih saat ini musim penghujan. Waspada karena banyak jalan yang berlubang, belum lagi penerangan jalan yang minim, sehingga wajib memakai helm untuk keamanan," imbaunya.

Tidak hanya pengendara sepeda motor saja, pengendara mobil, truk, dan lain-lain juga sama harus mematuhi aturan lalu lintas.

Untuk mengurangi resiko kecelakaan, tim dari Satlantas Polres Tegal juga sudah memasang spanduk atau rambu-rambu di beberapa titik. Misal di jalan ini rawan kecelakaan, jalan berlubang, menanjak, menurun, dan lain sebagainya. 

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved