Breaking News:

Berita Sragen

Fauzi Bocah SD Sragen Diduga Jadi Korban Malpraktik, Tangan Kanan Harus Diamputasi

Muhammad Fauzi (5) bocah asal Dukuh Karanganom RT 6, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen harus rela kehilangan tangan kanannya.

youtube
ILUSTRASI memijat 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Muhammad Fauzi (5) bocah asal Dukuh Karanganom RT 6, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen harus rela kehilangan tangan kanannya.

Tangan kanan Fauzi terpaksa diamputasi karena diduga jadi korban malpraktek oleh seorang terapis di tempat pengobatan alternatif di Kecamatan Gesi.

Saat ditemui TribunSolo.com di rumahnya, sang anak tidak ada di rumah, sebab masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Ortopedi Dr. Soeharso Solo.

Anggota keluarga korban, Warji (36) menjelaskan, pada Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, Fauzi pulang ke rumah dan keadaan tangannya sudah bengkok.

"Dia sempat bilang ke neneknya kalau tangan kanannya patah," tuturnya, Senin (22/2/2021).

Pada hari itu juga, anak langsung dibawa ke seorang terapis yang disebut-sebut bisa menyembuhkan patah tulang.

"Karena saat itu kami panik dan bingung mau dibawa berobat kemana, ya sudah kami bawa ke sana," katanya.

Di tempat tersebut, tangan kanan Fauzi dipijat oleh sang terapis.

"Setelah dipijat, dia diberi minyak untuk diurut dan diperban tangannya," ujarnya

Si terapis pun meminta korban untuk datang lagi ke tempatnya tiga hari kemudian.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved