Breaking News:

Berita Pemalang

Penata Rias Pengantin di Pemalang Kelabakan Cari Bunga Melati, Harga Jasa Rias Ikut Melejit

Dampak melambungnya harga bunga melati, membuat para penata rias menaikan tarif riasan

TribunJateng.com/Budi Susanto
Ronce bunga melati yang biasanya digunakan dalam riasan pengantin wanita. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Para penata rias pengantin kelabakan mencari bunga melati yang biasanya digunakan dalam proses pernikahan.

Selain langka, kini harga bunga melati melambung tinggi mencapai angka Rp 130 ribu perkilogram dipasaran.

Padahal beberapa pekan lalu, harga terendah di tingkat petani hanya Rp 25 ribu perkilogramnya. 

Dampak melambungnya harga bunga melati, membuat para penata rias menaikan tarif riasan. 

Terutama riasan yang menggunakan rangkaian bunga melati, yang biasanya ada pada sanggul pengantin wanita. 

Ria, satu di antara penata rias pengantin di Kabupaten Pemalang satu di antaranya. 

Ia menuturkan, jasa rias pengantin ikut naik lantaran mahalnya harga bunga melati di pasaran. 

"Biasanya Rp 250 ribu untuk sanggul dengan rangkaian bunga melati, dan kalung bunga melati yang dipakai pengantin pria. Sekarang naik 2 sampai 3 kali lipatnya," paparnya, Senin (22/2/2021).

Ia menerangkan, kelangkaan bunga melati membuatnya berburu hingga ke beberapa daerah. 

"Kadang sampai beli di Banjarnegara, padahal biasanya di Pemalang, Tegal dan Pekalongan banyak," jelasnya. 

Sementara itu, Ayu Dwi Lestari, penata rias asal Kecamatan Taman, Pemalang, mengatakan, tarif rangkaian bunga melati untuk sepasang pengantin dalam sepekan naik menjadi Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu. 

"Memang mahal sekarang, dulu saja satu plastik sekitar 250 gram hanya Rp 10 ribu, sekarang dengan harga itu tidak dapat," imbuhnya. 

Ia mengaku di tengah musim hujan, dan bencana banjir harga bunga melati naik tak karuan. 

"Kami juga susah kalau harganya melambung seperti sekarang, tak hanya penata rias, calon pengantin pun banyak yang mengeluh," tambahnya.  (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved