Breaking News:

Berita Kudus

Bantu Petani di Kaliwungu Kudus Keringkan Lahan, Hartopo Kerahkan 20 Pompa Air

"Selalu komunikasi dengan kami. Baik penanganan prabencana maupun pascabencana," ujar dia

Istimewa
Proses penyedotan air disaksikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo, ‎Camat Kaliwungu, perwakilan BBWS Pemali Juana, dan DPW Perhiptani Jawa Tengah, Selasa (23/2/2021). 

Sementara itu, Suhartono, petani Desa Setrokalangan menceritakan dampak banjir membuatnya harus merugi hingga Rp 40 juta.

"Saya punya lahan empat hektare, biayanya Rp 10 juta per hektare. Harusnya bisa panen tapi tanamannya busuk jadi gagal panen," jelas dia.

Dia berterima kasih atas bantuan pompa air yang dipinjamkan sehingga lahannya bisa teratasi dari banjir.

"Terima kasih ada bantuan pompa ini, karena saya mau menanam lagi," ujar dia.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 juta untuk pembelian solar pompa.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus, Budi Waluyo menjelaskan, anggaran tersebut akan diambilkan dari bantuan sebesar Rp 250 juta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun, saat ini anggaran tersebut masih dalam proses pengajuan dan hingga kini belum cair.

"Jadi sementara walaupun pompa sudah berjalan, nanti biaya solarnya akan kami‎ ganti," jelas dia.

‎Selain bantuan pompa dari  Dinas Pertanian dan Pangan, pihaknya juga masih mengandalkan pompa di Desa Tanggulangin berkapasitas 500 meter kubik per detik.

Kemudian bantuan pompa dari PSDA satu unit berkapasitas 15 meter kubik per detik dan BBWS satu unit pompa berkapasitas 250 meter kubik per detik.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved