Breaking News:

Berita Karanganyar

DKK Karanganyar Targetkan 9 Ribu Dosis Sudah Disuntikkan hingga Awal Maret

Penyuntikan 9.000 dosis vaksin untuk sasaran nakes dan petugas pelayanan publik selesai pada awal Maret.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Sekretaris DKK Karanganyar, Purwati. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar mentargetkan penyuntikan 9.000 dosis vaksin untuk sasaran nakes dan petugas pelayanan publik selesai pada awal Maret 2021. 

Sekretaris DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, dosis yang telah diterima dinas tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan vaksinasi para nakes yang sempat tertunda dan petugas pelayanan publik. 

Hingga saat ini tercatat ada 2.281 nakes yang belum menerima vaksin dan data itu kemungkinan masih bertambah. Pasalnya, masih ada nakes yang belum terdaftar di Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). 

"Hari ini sudah dimulai, Menyelesaikan nakes. Petugas pelayanan publik dimulai besok secara bertahap," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (23/2/2021). 

Dia menuturkan, target sasaran vaksinasi tahap kedua ini ada sekitar 165 ribu sasaran. Mayoritas didominasi sasaran lansia. Sisanya petugas pelayanan publik seperti TNI-Polri, Tokoh Agama, DPRD, wartawan dan lainnya. 

Pengambilan vaksin akan dilakukan secara bertahap sembari menunggu kiriman dosis dari pemerintah pusat ke provinsi.

Dinas telah menyerahkan data sasaran penerima vaksin kepada fasyankes yang telah disiapkan. Di sisi lain, dinas juga telah bersurat kepada instansi serta OPD guna memberitahukan jadwal vaksinasi dan lokasinya. 

"Target pekan ini selesai penyuntikan pertama. Baik nakes dan petugas pelayanan publik. Penyuntikan kedua selesai dua pekan atau awal Maret," ucapnya. 

Bagi para penerima vaksin yang telah terdaftar, saat jadwal pelaksanaan diminta membawa kartu identitas untuk mencocokan data di fasyankes yang telah ditunjuk dalam pelaksanaan vaksinasi. 

Terpisah, Kepala Puskesmas Karanganyar, Kusmita Aries Santi menambahkan, ada 39 nakes yang menerima vaksin hari ini. Mereka menjalani vaksinasi karena tertunda lantaran hipertensi dan sebagian belum terdaftar atau sasaran baru.

"Hari ini ada 39 nakes. Itu karena tunda, ada yang hipertensi, hamil, menyusui dan sasaran baru. Hari ini yang divaksin mayoritas baru," imbuhnya. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved