Breaking News:

Berita Semarang

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Digelar 26 Februari, Hanya Boleh Dihadiri 25 Orang

Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) rencananya dilantik pada Jumat (26/2/2021).

Istimewa
Pasangan Hendi Ita dalam debat publik Pilwakot Semarang 2020 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang dan Wakil Wali Kota Semarang terpilih periode 2021-2024, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) rencananya akan dilantik pada Jumat (26/2/2021) pukul 08.00.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan,
jadwal itu tentativ sesuai edaran dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Nantinya, pelantikan dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Pelantikan akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah serta terkoneksi dengan Mendagri.

"Semua virtual. Pak Gubernur melantik dari provinsi tapi tetap terkoneksi dengan Mendagri. Para bupati dan wali kota di tempat masing-masing," papar Wing, Selasa (23/2/2021).

Wing melanjutkan, Pemkot menyiapkan ruang pelantikan di Lokakrida Balai Kota Semarang. Sesuai edaran Mendagri, pelantikan hanya boleh dihadiri maksimal 25 orang yang berkaitan. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir dimungkinkan sangat terbatas sekitar lima orang saja. Pasalnya, kuota 25 orang itu sudah termasuk Forkopimda. Sehingga, OPD inti saja yang bakal mendampingi pelantikan.  Lainnya, akan mengikuti secara virtual, termasuk media massa.

"Ini sedang kami diskusikan bagaimana teman-teman media massa bisa connecting dengan kami," tambahnya.

Pihaknya saat ini masih terus berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maupun Kemendagri mengenai pelantikan kepala daerah. Rencananya, pelantikan juga akan disiarkan secara live streaming melalui youtube baik Provinsi maupun Pemkot Semarang.

"OPD-OPD nanti rencananya tetep live streaming atau virtual zoom meeting. Kami integrasikan semua. Kami kerjasama dengan teman-teman Kominfo prov maupun Kemendagri," paparnya.

Wing menegaskan, tidak ada perayaan khusus saat pelantikan nanti mengingat kondisi pandemi tidak boleh menyelenggarakan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

Wali Kota terpilih hanya akan berbagi dengan kaum dhuafa dan anak-anak panti asuhan berupa 5.000 dus makanan.

"Kegiatan ini pun terbatas. Kami menghindari kontak fisik. Kami laksanakan sesuai prosedur kesehatan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, rencana pelantikan sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Setelah acara pelantikan, DPRD Kota Semarang langsung akan menggelar paripurna dengan agenda serah terima Plh kepada wali kota terpilih. Dilanjutkan, sambutan dari wali kota terpilih.

"Tidak ada kegiatan kaya dulu-dulu. Kita harus sama-sama saling menjaga. Dalam kondisi pandemi, yang terpenting proses pelantikan berjalan lancar, tidak dengan cara pesta rakyat," ujar Pilus, sapaannya.

Sama seperti acara pelantikan, Pilus menjelaskan, rapat paripurna juga diselenggarakan terbatas hanya diikuti oleh 50 anggota dewan serta perwakilan OPD. Selebihnya, bisa mengikuti secara virtual. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved