Breaking News:

Berita Solo

Teliti Reformasi Peradilan di Indonesia, Ketua PN Solo Sabet Gelar Doktor di UNS 

Perkembangan teknologi dan informasi berpengaruh pada proses hukum, khususnya peradilan di tanah air. 

Teliti Reformasi Peradilan di Indonesia, Ketua PN Solo Sabet Gelar Doktor di UNS 
Istimewa
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Solo, Dr Suprapti setelah mendapatkan gelar doktor dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (23/2/2021).

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Perkembangan teknologi dan informasi berpengaruh pada proses hukum, khususnya dunia peradilan di tanah air. 

Pada konteks peradilan, Indonesia belum mempunyai aturan terkait proses persidangan secara terbuka yang disiarkan secara langsung ke khalayak publik. 

Hal itu disampaikan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Solo Dr Suprapti dalam disertasi yang dia susun dan disidangkan secara terbuka di Universitas Sebelas Maret (UNS), Selasa (23/2/2021). 

"Sejauh ini aturan yang berlaku hanya mengatur proses persidangan secara langsung dengan dihadiri secara fisik. Bukan secara live ke khalayak masyarakat," ucapnya. 

Dalam ujian doktoral itu, Dr Suprapti mengajukan disertasi dengan judul Pergeseran Makna Asas Sidang Terbuka untuk Umum di Era Perkembangan Teknologi Informasi dan Implikasinya terhadap Independensi Hakim dalam Sistem Peradilan Pidana Guna Mewujudkan Judicial Reform di Indonesia. 

Dalam disertasinya, dia menyoroti perihal reformasi di bidang peradilan. 

Menurutnya, perkembangan teknologi dan informasi saat ini tidak bisa dibatasi. Sehingga, perlu ada reformasi di bidang peradilan, yakni memberikan informasi kepada masyarakat luas. 

Namun, lanjut dia, hal itu jangan diartikan kebebasan peradilan yang sebebas-bebasnya. Harus ada aturan, supaya melindungi kerahasiaan dari proses peradilan. 

"Misal, dalam proses peradilan dibatasi terkait dengan pemeriksaan saksi, ahli, maupun hakim. Ini bertujuan, untuk menjaga originalitas dari keterangan saksi," jelasnya. 

Menururnya, jika antarsaksi bisa saling melihat keterangan satu dengan yang lain, maka originalitas dari keterangan saksi tersebut akan terpengaruh. Disisi lain, juga rahasia saksi juga perlu dilindungi. 

Halaman
12
Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved