Breaking News:

Berita Kota Tegal

Wawali Tegal Jumadi Gagal Ngantor karena Pintu Kantor Terkunci, Ajudan dan Sopir juga Ditarik

Jumadi mengaku tidak tahu menahu alasan tidak disediakannya ajudan dan sopir untuk mobil dinasnya

Istimewa
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mendatangi kantornya di lingkungan Balai Kota Tegal, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, gagal bekerja di kantor dinasnya di lingkungan Balai Kota Tegal, Selasa (23/2/2021). 

Dia harus pulang kembali ke rumah dinasnya setelah mendapati kantornya terkunci. 

Dalam perjalanan menuju kantor, Jumadi menggunakan mobil pribadinya. 

Tidak ada ajudan yang mendampingi.

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 23 Februari: Andin Pasang Muka Sangat Kecewa Dengar Pertanyaan Aldebaran

Baca juga: Wakil Wali Kota Tegal Sudah Beberapa Hari Tidak Ngantor, Tak Akur dengan Wali Kota? Ini Saran Ganjar

Baca juga: Gubernur Anies Rombak 13 Pejabat, Bagaimana dengan Wali Kota Jakarta Selatan?

Baca juga: Apakah Vaksin Covid-19 Gratis untuk Semua? Berapa Harganya Jika Mau Vaksin Mandiri?

Kemudian yang menjadi sopir adalah istrinya. 

"Ini dikunci. Saya ga bisa masuk. Karena ga ada staf, tidak ada orang," katanya. 

Jumadi mengaku tidak tahu menahu alasan tidak disediakannya ajudan dan sopir untuk mobil dinasnya. 

Tapi ia tidak membenarkan adanya ketidakharmonisan dengan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. 

Menurutnya komunikasinya dengan wali kota baik-baik saja. 

Jumadi mengatakan, meski kantornya ditutup, ia masih bekerja di rumah dinas.

"Ajudan gak ada. Sopir gak ada. Ini saya ke sini sama istri," ungkapnya. 

Sekretaris Daerah Kota Tegal, Johardi mengatakan, tidak adanya staf dikarenakan wakil wali kota sudah beberapa hari tidak ada. 

Staf dan ajudan tidak ada kegiatan, akhirnya mereka dikembalikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 

Terkait mengenai penarikan sopir dan ajudan, menurut Johardi, karena mereka mengundurkan diri. 

Ia mengatakan, karena wakil wali kota sudah datang, maka akan dikembalikan. 

Namun ia menyarankan agar wakil wali kota menemui wali kota terlebih dahulu. 

"Ya otomatis kalau sudah berangkat kita kembalikan.

Ini juga proses untuk mencari sopir yang sesuai harapan pak wakil sendiri," ungkapnya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved