Breaking News:

Berita Sragen

Kasus Demam Berdarah di Sragen Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Kasus Demam Berdarah alias DB di Kabupaten Sragen menurun drastis dibanding tahun lalu.

TRIBUNNEWS
Nyamuk Aedes Aegypti yang membawa virus dengue penyebab demam berdarah dengue 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto sampaikan masyarakat tetap waspadai Demam Berdarah (DB) dan diare.

Mengingat saat ini, intensitas hujan di Kabupaten Sragen masih tinggi. Hujan terus menerus ini ditakutkan akan menimbulkan genangan air di lingkungan masyarakat.

"Penyakit yang perlu diwaspadai tetap demam berdarah, karena ini hujan terus berarti akan menimbulkan genangan-genangan air," kata Hargi ketika ditemui Tribunjateng.com di ruangannya.

Adanya Pandemi Covid-19 ini, ditakutkan masyarakat sudah mulai mengurangi kegiatan untuk bergotong royong membersihkan lingkungan.

Namun, dirinya tetap menghimbau kepada masyarakat agar tidak lupa selalu membersihkan lingkungan dan memastikan tidak ada genangan air di lingkungan rumah.

"Covid-19 ini mungkin sudah tidak gotong royong, mudah-mudahan harapan kami nanti tetap (bersih-bersih). Jangan lupa kita harus menghilangkan genangan air," katanya.

Hal ini diharapakan bisa mengurangi angka demam berdarah di Sragen. Selain itu masyarakat juga Jangan terlena karena ada Covid-19 demam berdarah tidak teratasi.

Kasus DB Turun Drastis

Kasus demam berdarah di Sragen dikatakan Harbi mengalami penurunan sangat jauh dibandingkan setahun maupun dua tahun yang lalu.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved