Breaking News:

Berita Slawi

Update Covid-19 di Kabupaten Tegal, Terkonfirmasi Saat Ini 4.802 Kasus

Penyebaran Covid-19 di Tegal masih terus bertambah, seiring proses vaksinasi yang memasuki tahap dua.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal Umi Azizah saat melakukan tracing kesehatan sebelum melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 (Sinovac), pada Selasa (23/2/2021) kemarin di rumah dinas Bupati. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terus bertambah, seiring proses vaksinasi yang sudah memasuki tahap dua bagi petugas layanan publik.

Sesuai update terakhir pada Rabu (24/2/2021) di laman covid19.tegalkab.go.id, jumlah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 4.802 kasus.

Angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 101 kasus baru, dari update terakhir pada Jumat (19/2/2021) atau sekitar lima hari yang lalu.

Dari jumlah 4.802 kasus terkonfirmasi Covid-19 rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 4.319 kasus.

Masih menjalankan isolasi mandiri sebanyak 217 kasus, masih dirawat di rumah sakit ada 61 kasus, dan meninggal dunia ada 205 kasus.

"Saat ini sedang berlangsung vaksinasi Covid-19 tahap dua pagi petugas layanan publik sejak Selasa (23/2/2021) kemarin. Kami mendapat jatah sebanyak 1.200 botol (vial) vaksin Covid-19. Petugas yang divaksin seperti anggota TNI, Polri, Satpol PP, DPRD, Wartawan, ASN, guru, pegawai bank, pedagang di pasar, dan lain-lain," tutur Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, pada Tribunjateng.com.

Sementara itu, untuk jumlah kasus Suspec Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Rabu (24/2/2021) sebanyak 3.538 kasus. Dari jumlah 3.538 kasus tersebut rinciannya yang sudah sembuh ada 3.371 kasus.

Masih menjalankan isolasi mandiri 0 kasus, masih dirawat di rumah sakit ada 53 kasus, dan meninggal dunia sebanyak 114 kasus.

Sedangkan untuk Probable total ada 29 kasus, dengan rincian yang sudah dinyatakan sembuh ada 5 kasus, masih dirawat 1 kasus, dan meninggal dunia 23 kasus.

"Setelah tahap satu dan dua selesai, selanjutnya giliran masyarakat umum yang akan divaksin. Saya ingatkan dan mewanti kepada masyarakat, meski sudah divaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan 5M karena ini yang menjadi senjata utama untuk melawan Covid-19. Vaksin hanya untuk memperkuat kekebalan tubuh kita dari virus bukan bearti menyembuhkan," tegas Hendadi.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved