Breaking News:

Berita Video

Video Cerita Anak Muda Semarang Hidupkan Wihara 2500 Buddha Jayanti Melalui Film

Para anak muda di Kota Semarang mengemas film pendek lintas agama bertajuk Gugur Gunung.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video cerita anak muda Semarang hidupkan Wihara 2500 Buddha Jayanti melalui film.

Berlatar di wihara 2500 Buddha Jayanti, para anak muda di Kota Semarang mengemas film pendek lintas agama bertajuk Gugur Gunung.

Film dikemas dengan apik yang memiliki pesan kuat per

satuan dan semangat gotong royong. Utamanya para anak muda lintas agama.

Samanera Dhammatejo Wahyudi menuturkan, film Gugur Gunung bercerita tentang Gusti Ayu Lasem.

Gadis itu awalnya tak tertarik tentang sejarah Buddha Nusantara. Namun secara tak terduga dia memperoleh warisan buku kuni dari kakeknya berjudul 2500 Buddha Jayanti.

Isi buku berkisah legenda Kepala Naga Wilwatikta-Majapahit di Bukit Kassapa,Kota Semarang.

Dari buku itu, Gusti Ayu tergugah untuk membangunkan Sang Kepala Naga Wilwatikta.

Gayung bersambut, semangat itu disambut teman-teman muda lintas agama di Kota Semarang.

Dengan semangat kebangsaan dan demi keutuhan NKRI, para anak muda tersebut bergotong royong memugar sederhana petilasan Wihara 2500 Buddha Jayanti.

Dulu wihara tersebut berfungsi sebagai Sima Upasampada bhikkhu pertama di Indonesia sejak runtuhnya Wilwatikta.

"Dalam film ada haru, dinamika konflik, benturan doktrin agama, hingga tekanan sosial yang harus mereka hadapi.

Kami harap film ini mampu menyampaikan pesan persatuan lintas agama di Indonesia terkhusus Kota Semarang," paparnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (23/2/2021).

Film Gugur Gunung telah ditonton bersama (nobar) oleh tokoh lintas agama, budaya, dan akademisi
di Whara Maha Bodhi, Semarang, Minggu (21/2/21).

Nobar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.  Peserta Nobar ada 30 orang tokoh lintas agama, budaya, dan akademisi.

Terdiri dari:

Ketua FKUB Jateng, Taslam Taslim. 

Nayaka Sangha Agung Indonesia, Bhikkhu, Nyanasuryanadi, Mahathera

Koordinator Pelita, Satyawan Budi

Koordinator GUSDURian Jateng, Yunanto Adi Setiawan. 

Kepala Sekolah STIAB Smaratungga Boyolali,Bhikkhu Ditthisampano, 

Mahasiswa Studi Agama-agama UIN Walisongo

Mahasiswa FBS Unnes dan dosen. 

Mahasiswa Undip. 

"Selanjutnya film ini bisa dinikmati masyarakat luas yang akan ditayangkan di Youtube Badra Santi Institute mulai 1 Maret 2021 Pukul 01.00 WIB," papar Wahyudi. 

Sementara itu, Bhante Samanera Santiphalo mengatakan, di tengah situasi provokasi dan ujaran kebencian mengatasnamakan agama digunakan oleh oknum tertentu demi meraih tujuannya kehadiran film ini diharapkan bisa menjadi oase yang menyejukkan dan menebar semangat persatuan. 

Kisah film Gugur Gunung yang naskahnya ditulis Mas’udhathul Rifah dengan pemeran utama Fitria Nur Umami, Phito Dipankhara dan Ratna Dewi Lestari ini diproduseri Gusti Ayu Rustiko. 

"Film diharapkan mampu sebagai pemantik dan membangkitkan kembali semangat gotong royong yang merupakan warisan leluhur pada kaum muda di tengah gegar budaya yang membuat manusia jadi individualistik," jelasnya. 

Ketua FKUB Jateng, Taslam Taslim menuturkan, sempat mengirimkan pesan chat WA ke Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo  terkait pamflet film Gugur Gunung. 

"Pak Gubernur sangat mengapresiasi film Gugur Gunung ini dan menantikan kiprah anak muda Indonesia lainnya untuk menarasikan kebangsaan," jelasnya. 

Selain itu, H. Taslam Taslim juga telah memviralkan film ini ke grup FKUB se-Indonesia yang juga turut bangga dan mengapresiasi film lintas agama ini.

Koordinator Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Setiawan Budi mengatakan, film tersebut punya pesan kuat dan sangat bagus untuk membangkitkan semangat kebersamaan dalam keberagaman. 

Apalagi pihaknya juga sempat mengunjungi Wihara 2500 Budha Jayanti  secara langsung. 

"Kami sepakat dan berencana akan menggunakan tempat ini untuk berbagai kegiatan pertemuan," tandasnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Penulis: iwan Arifianto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved