Breaking News:

Berita Tegal

270 Pegawai P3K Pemkab Tegal Terima Surat Keputusan

270 peserta yang dinyatakan lolos seleksi P3K tahun 2019 Pemkab Tegal menerima SK P3K.

Istimewa
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan P3K pada Kamis (25/2/2021) di Pendopo Amangkurat. Tak lupa ia pun memberikan selamat kepada peserta yang dinyatakan lolos sampai tahap akhir. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sebanyak 270 peserta yang dinyatakan lolos seleksi Penerimaan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Tegal, menerima Surat Keputusan P3K pada Kamis (25/2/2021) di Pendopo Amangkurat. 

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tegal Umi Azizah, kepada 50 peserta sebagai perwakilan. Sedangkan 220 orang lainnya hadir secara virtual melalui zoom meeting karena masa pandemi Covid-19.

Pada kesempatan ini, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal, Edi Budiyanto melaporkan, proses penerimaan P3K tahun ini cukup panjang yakni selama 2 tahun. 

Dimulai dari usul kebutuhan P3K hingga penerimaan perjanjian kerja dan SK P3K yang dilakukan hari ini. 

“Kami ucapkan selamat kepada para P3K, semoga bisa mejadi ASN yang berintegritas, mempunyai dedikasi yang tinggi, etos kerja yang handal, kreatif, inovatif, serta setia pada pancasila dan NKRI," ujar Edi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (25/2/2021). 

Dijelaskan, sebanyak 270 peserta P3K terdiri dari 213 orang tenaga pendidikan, 10 orang tenaga kesehatan, dan 47 orang penyuluh pertanian. 

Sebenarnya posisi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Tegal sebanyak 424, namun yang mendaftar hanya 363 peserta, 360 orang yang lolos administrasi, dan hanya 277 orang yang memenuhi Passing Grade.  

Selanjutnya hanya 270 orang yang diusulkan penetapan Nomor Induk P3K, karena 2 orang meninggal dunia, 1 orang tidak terekomendasi, dan 4 orang lainnya mengundurkan diri.

"Saya berpesan kepada semuanya untuk membangun Kabupaten Tegal dan mewujudkan visi Bupati Tegal yakni menjadikan masyarakat yang sejahtera, mandiri, unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia," pesannya. 

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah, tak lupa memberikan ucapan selamat kepada P3K yang telah menerima SK dan Perjanjian Kerja. 

Umi menyampaikan bahwa P3K adalah bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang setara dengan PNS. 

Dalam bekerja, P3K juga terikat dengan penilaian kerja yang tertera pada perjanjian kerja.

Melalui sumbangsih keilmuan, P3K diharapkan bisa membawa perubahan dan bisa mendorong kinerja organisasi pemerintahan ke arah yang lebih baik, efektif, dan mampu mengikuti perkembangan jaman yang bergerak begitu cepat di era Internet of Thing (IOT) ini.

“PR terbesar kita dibirokrasi adalah mendongkrak indeks efektivitas pemerintahan. Untuk itu, melalui skema Smart ASN, kami ingin menwujudkan ASN yang berkualitas dan berdaya saing. Visi dibirokrasi adalah memiliki ASN yang berintegritas, nasionalis, professional, dan berwawasan global,” tegas Umi. (*) 

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved