Breaking News:

Berita Pati

Demokrat Pati Bantu Korban Banjir Bandang Tayu dan Dukuhseti, 600 Rumah Warga Terendam

Demokrat Pati memberikan bantuan korban banjir bandang di Tayu dan Dukuhseti.

Istimewa
Ketua DPC Partai Demokrat Joni Kurnianto menyerahkan bantuan untuk korban banjir pada Kades Ngagel Kecamatan Dukuhseti Suwardi. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Pati pada Selasa (23/2/2021) malam, mengakibatkan belasan desa di Kecamatan Dukuhseti dan Tayu diterjang banjir bandang.

Kepala Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Suwardi menyebut, di desanya sekira 600 rumah terendam banjir

Dari jumlah tersebut, 270 rumah di antaranya terdampak cukup parah dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter hingga 1 meter. 

"Karena Desa Ngagel ini hanya ada satu muara sungai saja, kami perkirakan banjir ini surut kurang lebih dalam waktu satu minggu," jelas dia.

Suwardi menyebut, pemerintah desa sudah mendirikan dapur umum yang berada di balai desa. Selain itu sejumlah lansia juga pihaknya ungsikan. Jumlahnya 12 orang. Untuk sementara mereka ditampung oleh sanak saudara.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan bantuan dari sejumlah pihak, termasuk dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pati.

Ketua DPC Partai Demokrat Joni Kurnianto bersama puluhan kader terjun ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan, Rabu (24/2/2021) sore.

Lokasi yang mereka datangi ialah Desa Dororejo Kecamatan Tayu, serta Desa Ngagel, Desa Alasdowo, dan Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti.

"Saya dihubungi oleh kader-kader dari Tayu maupun Dukuhseti bahwa ada banjir sejak tadi malam.

Kebetulan di kantor masih ada 100 kardus mi instan dan 300 kilo beras.

Selain itu ada makanan ringan dari UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Langsung kami bagi ke empat desa," jelas Joni saat memberikan bantuan di Balai Desa Ngagel.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati ini mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan susulan ke desa-desa yang sekiranya masih terdampak banjir

"Kita lihat besok. Kalau bisa mengumpulkan (sembako) lagi, besok kami kirim lagi," kata dia. 

Joni menyebut, tanggap cepat terhadap bencana adalah instruksi langsung dari pemimpin pusat mereka, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

(*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved