Breaking News:

Diprotes Demonstran, Retno: Indonesia Bersama Rakyat Myanmar

Para pengunjuk rasa marah karena Jakarta dikabarkan mempertimbangkan negosiasi dengan junta militer terkait dengan kudeta.

Editor: Vito
Kemenlu
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi 

TRIBUNJATENG.COM, YANGON - Di tengah kondisi Myanmar yang  masih terus memanas, Menteri luar negeri dari junta militer Myanmar dilaporkan menggelar pembicaraan dengan Indonesia dan Thailand.

Pertemuan itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi membatalkan kunjungan ke Nay Pyi Taw. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Tanee Sanrat, membenarkan adanya pertemuan tripartite antara Indonesia, Myanmar, dan Thailand.

Wunna Maung Lwin bertemu saat Menlu Retno juga menggelar pertemuan dengan Menlu Negeri Gajah Putih, Don Pramudwinai.

"Kami tidak merencanakannya. Tetapi benar (ada pertemuan-Red)," ujarnya, dalam pesan singkat kepada awak media setempat.

Sumber di Bangkok mengungkapkan, pertemuan antara Don, Retno Marsudi, dan Wunna terjadi atas prakarsa Negeri Gajah Putih.

Sebelumnya, Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha, yang berkuasa pada 2014 juga melalui kudeta, berujar, isu Myanmar sudah ditangani kemenlunya. 

Dilansir AFP, Rabu (24/2), KBRI di Yangon sebelumnya harus menghadapi ratusan demonstran, selama dua hari beruntun.

Para pengunjuk rasa marah karena Jakarta mempertimbangkan negosiasi dengan junta militer, yang secara resmi bernama Dewan Pemerintahan Negara.

Demonstran membawa berbagai spanduk untuk meluapkan kemarahan, seperti "berhenti bernegosiasi dengan mereka", atau "Indonesia, jangan mendukung diktator".

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved