Breaking News:

Berita Semarang

Kasus Covid-19 pada Nakes di Semarang Turun 30 Persen Pasca Vaksinasi Tahap I

Program vaksinasi tahap satu bagi nakes yang telah dilakukan pada Januari lalu mulai terlihat dampaknya.

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau proses vaksinasi nakes di RSUD Demak, Selasa (26/1/2021). 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam (TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN)

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program vaksinasi tahap satu bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang telah dilakukan pada Januari lalu kini mulai terlihat dampaknya. Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat adanya penurunan kasus Covid-19 terhadap nakes di Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menjelaskan, efektifitas vaksin bisa terlihat setelah 28 hari. Yakni, melawati 14 hari vaksinasi dosis pertama, ditambah 14 hari vaksinasi dosis kedua. Setelah itu, vaksin bisa membentuk kekebalan imun atau daya tahan tubuh penerima vaksin.

Vaksinasi tahap pertama sendiri telah berlangsung lebih dari 28 hari. Artinya, efektifitas vaksinasi tahap pertama sudah dapat terlihat.

Dia mencatat terdapat penurunan kasus berkisar antara 10-30 persen pada kalangan nakes. Hasil hipotesa prediksinya menunjukan vaksin mampu menekan pertumbuhan kasus harian namun tidak menghilangkan secara keseluruhan.

"Jadi, setelah vaksinasi tahap satu kemarin yang diperuntukkan untuk 18.000 tenaga kesehatan di Semarang, rupanya membuat angka kejadian Covid-19 turun," papar Hakam, Kamis (25/2/2021).

Menurutnya, program vaksinasi tahap pertama terbilang sukses melihat progres penurunan angka kematian dan angka kasus positif Covid-19 terhadap tenaga kesehatan.

Penurunan ini tentu tidak hanya dari upaya vaksinasi saja, melainkan dibarengi dengan disiplin protokol kesehatan oleh para nakes.

Selanjutnya, jika vaksinasi tahap dua ini selesai dan sukses, dia yakin angka kasus Covid-19 di Kota Semarang bisa berangsur menurun.

"Tagline kami Vaksinasi Sukses Semarang Sehat. Harapannya, angka kejadian Covid-19 baik di ASN Non ASN, BUMN BUMD, Lansia, atau lainnya yang divaksin tahap dua bisa turun," paparnya.

Update terbaru kasus Covid-19 di Kota Semarang dari laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Kamis pukul 17.00 WIB, tercatat Covid-19 aktif sebanyak 516 kasus. Rinciannya, 396 kasus merupakan warga Semarang dan 120 kasus merupakan warga luar kota. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved