Breaking News:

Berita Banyumas

Kasus Kematian Covid-19 di Banyumas Mulai Melandai, Sampai 25 Februari 2021 Sebanyak 60 Orang

Kasus kematian Covid-19 di Banyumas per 25 Februari 2021 sudah mulai melandai. 

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto, saat ditemui Tribunbanyumas.com, seusai vaksinasi bagi wartawan di Puskesmas Purwokerto Barat, pada Kamis (25/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus kematian Covid-19 di Banyumas per 25 Februari 2021 sudah mulai melandai. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto bahwa jumlah kasus kematian per 25 Februari sebanyak 60 orang. 

"Saya berkeyakinan akan terus melandai, angka kematian sampai hari ini 60 orang di bulan Februari.

Kalau di bulan Desember itu ada 138 kasus kematian dan Januari 135," ujar Sadiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (25/2/2021). 

Selain menjelaskan mengenai kasus kematian yang melandai, Sadiyanto menjelaskan bahwa vaksinasi tahap kedua di Banyumas sudah mulai dilaksanakan. 

"Dari tahap kedua ini vaksinasi sudah sekitar 43 persen dari jumlah sasaran 6.350 orang atau 12.750 dosis," terangnya. 

Jumlah sasaran paling banyak pada tahap kedua ini menurutnya adalah untuk para aparat TNI dan Polri.

Namun demikian memang belum semuanya karena dari TNI sendiri saat ini masih menunggu kordinasi dan arahan pangdam. 

Sementara untuk polisi sudah dilakukan vaksinasi dan menyasar di tingkat Polsek yang dilakukan di masing-masing Puskesmas. 

Terbanyak kedua adalah dari kalangan Aparat Sipil Negara (ASN) sekda, anggota dewan, dan bagian OPD lainnya. 

"Terbanyak kedua adalah dari OPD   seperti Dishub, Satpol PP, dan lainnya.  Kalau pedagang pasar nanti termin kedua," terangnya. 

Menurutnya, vaksinasi di pasar harus dilakukan secara tuntas agar memudahkan proses administrasi. 

"Nantinya yang jadi prioritas juga adalah pedagang pasar, pelaku perjalanan seperti supir travel antarkota antar provinsi, dan lainnya," tambahnya. 

Sementara untuk kalangan Guru Sadiyanto mengatakan jika memang nanti termin kedua dosisnya mencukupi maka Guru akan mendapatkan jatah vaksin selanjutnya. 

Terkait rencana vaksinasi bagi kaum lansia, ia tidak dapat memastikannya kapan.  Karena berdasarkan arahan pusat, vaksin lansia akan diutamakan dilakukan di ibu kota propinsi dulu, seperti Semarang, Surabaya, dan Jakarta. (*) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved