Breaking News:

KKN Undip

Pengolahan Rumput Odot Menjadi Silase Kreasi Mahasiswa KKN Undip Semarang

Dalam usaha peternakan, pakan merupakan faktor terpenting karena 60 – 70 persen dari biaya digunakan untuk biaya pakan.

IST
Mahasiswa KKN Undip 2021 di Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Indahul Aqliyah,mendemonstrasikan pembuatan bioteknologi pakan silase rumput odot 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Dalam usaha peternakan, pakan merupakan faktor terpenting karena 60 – 70 persen dari biaya digunakan untuk biaya pakan.

Maka kontinyuitas pakan harus selalu diperhatikan, termasuk pakan hijauan untuk ternak ruminansia (sapi, kambing, domba dan kerbau).

Ketika musim penghujan seperti sekarang ini, pakan hijauan melimpah.

Namun saat musim kemarau pakan hijauan akan sulit didapatkan.

“Maka diperlukan kreasi dan inovasi untuk mengolah hijauan tersebut menjadi pakan fermentasi atau sering disebut silase,” kata mahasiswa KKN Undip 2021 di Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Indahul Aqliyah.

Mengetahui potensi hijauan rumput odot yang melimpah di Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, maka Indahul Aqliyah mahasiswa Ilmu Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip membuat inovasi bioteknologi pakan silase rumput odot.

“Hal ini dilakukan karena sebagian besar peternak selama ini tidak memahami bahwa rumput odot dapat diolah, mereka hanya memahami bahwa rumput odot hanya diberikan dalam keadaan segar,” katanya.

Dalam membuat silase, memerlukan alat dan bahan meliputi sabit, drum/silo/plastik, rumput odot, molasses/ tetes tebu, EM4 dan air.

Cara pembuatannya yaitu rumput odot dicacah dengan ukuran 5-8 cm kemudian diangin-anginkan, campurkan air dengan tetes tebu dengan perbandingan 1:2, serta ditambahkan EM4 sebanyak 30ml atau secukupnya.

Semua bahan-bahan tersebut dicampur hingga merata dan dimasukkan ke dalam drum/silo/plastik dengan keadaan anaerob (tidak ada udara dan rongga), dilakukan pemeraman selama 10 – 14 hari.

Kelebihan dari silase yaitu dapat menghemat biaya pakan, dapat disimpan dalam jangka waktu yanglama, dapat menaikkan kandungan nutrient dari rumput odot, dan dapat digunakan sebagai pakan alternative ketika musim kemarau.

Ciri dari silase yang baik yaitu berwarna kecoklatan, teksturnya halus, bau khas fermentasi, tidak berjamur dan tidak menggumpal.

Dengan adanya pelatihan pembuatan silase ini, diharapkan peternak di desa Keboromo dapat mengaplikasikan dan memproduksi secara mandiri sehingga kebutuhan pakan ternak dapat selalu tersedia dan produktivitas ternak dapat meningkat. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved