Breaking News:

Berita Pekalongan

Delapan Program Aaf-Salahudin Jadi Prioritas 100 Hari Kerja

Wali Kota Pekalongan terpilih, Aaf, dan wakilnya Salahudin resmi dilantik di Ruang Amarta Setda Kota.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid (kiri) dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin (kanan) saat menggelar presscon usai pelantikan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan terpilih Achmad Afzan Arslan Djunaid yang kerap disapa Aaf bersama wakilnya Salahudin, resmi dilantik di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual dari Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks Kantor Gubernur, Jumat (26/2/2021).

Usai resmi dilantik, Wali Kota Pekalongan kemudian menyampaikan pidato pertamanya dalam acara sidang paripurna di Ruang sidang DPRD setempat, disaksikan oleh seluruh anggota DPRD, Forkopimda, serta jajaran OPD Pemkot Pekalongan.

Aaf menyebutkan ada 8 program yang akan dilakukan pada 100 hari kerja masa kepemimpinannya, yakni program jalan tanpa lubang, jalan protokol tanpa sampah, peningkatan kualitas percepatan layanan terpadu dan bantuan sosial.

Kemudian, program keempat adalah akses pengaduan masyarakat lewat sosial media melalui program wadul aladin, program kelurahan menanam untuk penghijauan dan pencegahan banjir, penanganan gizi buruk kepada masyarakat, open wifi di setiap kelurahan, dan terakhir kemudahan akses transportasi bagi masyarakat.

"Kami tidak ingin muluk-muluk dalam membuat program 100 hari kerja. Mudah-mudahan dengan sinergitas dan komunikasi yang sudah terjalin baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi,Forkopimda, dan termasuk masyarakat dalam 100 hari kerja ke depan bisa segera teratasi dan terwujud dengan baik," kata Aaf kepada Tribunjateng.com.

Langkah awal keseriusan Aaf-Salahudin, yakni dengan mengajak berkolaborasi dan komunikasi semua pihak termasuk seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan tagline 'Tahta untuk Rakyat' dalam bersama-sama menuntaskan permasalahan yang ada di Kota Pekalongan selama kepemimpinannya 5 tahun mendatang.

"Kami berupaya semaksimal mungkin menjalankan, apa yang menjadi program-programnya ke depan dengan mengajak seluruh masyarakat Kota Pekalongan bersama-sama membangun Kota Pekalongan lebih baik lagi," imbuhnya.

Selain memaparkan program 100 hari kerja, Aaf juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk melupakan perbedaan politik mengenai nomor 01 dan nomor 02.

"01 dan 02 harus diganti menjadi 03 yang berarti persatuan Indonesia, utamanya untuk persatuan masyarakat Kota Pekalongan," tambahnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved