Breaking News:

Berita Blora

Jika Anggaran untuk Pembangunan Jalan di Blora Kurang, Arief Rohman: Utang

Buruknya infrastruktur jalan di Kabupaten Blora menjadi perhatian Bupati Blora Arief Rohman.

Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Bupati Blora Arief Rohman dan wakilnya Tri Yuli Setyowati saat konferensi pers di kompleks DPRD Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Buruknya infrastruktur jalan di Kabupaten Blora menjadi perhatian Bupati Blora Arief Rohman. Menurutnya, pada tahun depan minimal harus ada anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk pembangunan jalan.

"Minimal harus ada anggaran Rp 300 miliar di 2022. Campuran ada yang dari APBN, APBD Provinsi, dan Nasional," ujar Arief Rohman seusai rapat paripurna di Kantor DPRD Blora, Jumat (26/2/2021).

Bahkan, lanjut Arief, ketika masih kurang dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan, maka pihaknya tidak segan-segan menutupnya dengan skema utang.

"Kalau memang diperbolehkan akan utang. Itu juga kalau DPRD menyetujui," tandas Arief.

Pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari janji kampanyenya. Saat ini, di hari pertama dia bertugas sebagai Bupati Blora, dia ingin pembangunan di Kabupaten Blora harus baik. Termasuk pembangunan infrastruktur jalan.

"Saya ingin pembangunan harus baik. Kami ingin terbuka. Silakan untuk mengawasi," tandasnya.

Dalam rapat paripurna tersebut, Arief menuturkan, ruas jalan di Kabupaten Blora panjangnya yakni 1.364,42 kilometer. Jalan sepanjang itu terdiri atas jalan nasional sepanjang 38,48 kilometer, jalan provinsi sepanjang 115,1 kilometer, dan jalan kabupaten sepanjang 1.210,84 kilometer.

Dari seluruh ruas jalan kabupaten yang ada di Kabupaten Blora, hanya 22,29 persen atau 269,93 kilometer yang kondisinya baik. Sementara sisanya 77,71 persen atau 940,91 persen kondisinya masih buruk. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved