Breaking News:

Berita Kudus

KPP Kudus Blokir 19 Rekening Menunggak Pajak Rp 7,2 Miliar

Kantor Pajak Pratama (KPP) Kudus memblokir 19 rekening wajib pajak yang ‎menunggak pajak hingga Rp 7,2 miliar.

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Kepala KPP Kudus, M Andi Setijo Nugroho‎ saat paparan dalam kegiatan coffee morning, Kamis (25/2/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kantor Pajak Pratama (KPP) Kudus memblokir 19 rekening wajib pajak yang ‎menunggak pajak hingga Rp 7,2 miliar pada tahun 2020 lalu.

Kepala KPP Kudus, M Andi Setijo Nugroho‎ mengatakan tak segan memblokir rekening wajib pajak yang sengaja tidak membayar pajak.

Pada tahun 2020 lalu, pihaknya terpaksa memblokir 19 rekening wajib pajak yang menunggak pajak hingga Rp 7,2 miliar sejak 2018 lalu.

"Pemblokiran itu tidak semena-mena karena semua tahapan prosedural sudah kami lakukan," ujar dia, saat coffee morning pada hari Kamis kemarin.

Pada akhirnya, wajib pajak tersebut bersedia membayar pajaknya dan pemblokiran rekening dibuka kembali Adapun 19 rekening yang diblokir itu terdiri dari wajib pajak pribadi dan badan.

"Bukan hanya hanya perusahaan, tapi yang tidak patuh dari wajib pajak pribadi juga ada," ujar dia.

Menurutnya, alasan wajib pajak enggan membayarkan pajaknya karena dinilai penghasilannya merupakan uang pribadinya.

Sehingga menganggap uang yang didapat tersebut tidak perlu disetorkan kepada negara‎.

"Karena anggapannya wajib pajak itu saya dapat uang usaha sendiri. Jadi kenapa dipajaki," ujar dia.

‎‎Apalagi, pendapatan wajib pajak besar yang ada di Kabupaten Kudus bisa mencapai Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar per bulan.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved