Breaking News:

Berita Sragen

Meski Belum Tahu Kapan Berangkat Haji, Calon Jamaah Wajib Lakukan Manasik

Calon jamaah haji Sragen ikuti manasik haji secara virtual sepanjang tahun 2021.

istimewa
Manasik haji 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Calon jamaah haji Sragen ikuti manasik haji secara virtual sepanjang tahun 2021. Manasik haji dilakukan dengan sistem daring menggunakan zoom meeting.

Sementara bagi yang calon jamaah haji yang sudah tua atau tidak bisa menggunakan zoom meeting, akan dijadikan satu kelompok di kampung atau desanya.

"Meskipun belum ada pemberitahuan kapan akan haji, tapi calon jamaah haji dituntut manasik haji sepanjang tahun. Dengan sistem daring menggunakan zoom."

"Bagi yang sudah sepuh, jadi ada beberapa yang berkelompok di kampungnya di satu tempat," kata Kankemenag Sragen Hanif Hanani, Jumat (26/2/2021).

Hanif mengatakan persiapan haji masih terus dilakukan, termasuk memperbaharui masa paspor apabila akan habis. Manasik haji, dikatakan Hanif jangan sampai tidak ada.

Pemberangkatan haji, 2020 kemarin memang tertunda akibat Pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Semua calon jamaah haji dari berbagai negara dilarang masuk Mekkah.

Sementara apabila nanti sudah dibuka kembali haji, angkatan 2020 Kabupaten Sragen masih akan diutamakan berangkat haji.

Sementara angkatan selanjutnya akan tetap mundur satu tahun. Hanif mengatakan angkatan 2020 ini sudah mengantri dari 12-an tahun lalu.

Pelayanan pendaftaran haji sendiri terdapat di komplek Kantor Kemenag Sragen yang. Gedung pelayanan pusat haji dan umroh tersebut bahkan baru diresmikan Desember tahun lalu.

Dulunya pelayanan dilakukan di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dimana ketika Pandemi Covid-19 hanya melayani lima pendaftar setiap harinya.

Namun dengan gedung baru yang lebih luas, dalam sehari kantor pelayanan haji dan umrah Sragen bisa melayani sampai 20 orang setiap harinya.

Di kantor itu, juga bisa mengurus perpindahan haji, calon jamaah haji yang sudah meninggal sebelum berangkat. Dulunya anggota keluarga harus mengurus sampai di Jakarta.

"Sekarang sudah bisa dilayani di sini, yang pelimpahan bisa menyelesaikan di Sragen. Setelah pelayanan pindah tamunya semakin banyak dan lebih memudahkan aksesnya," tandas Hanif. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved