Berita Karanganyar

Santunan Kematian Pasien Corona Ditiadakan, 119 Ahli Waris di Karanganyar Bertanya-tanya

Sebanyak 119 ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Karanganyar batal menerima santunan kematian.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Ilustrasi pemakaman pasien corona. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 119 ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Karanganyar batal menerima santunan kematian.

Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinas Sosial Karanganyar, Gunarto menyampaikan, sebelumnya Dinsos Karanganyar telah mendapatkan surat edaran yang berisi masyarakat yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 dapat mengajukan santunan kematian. 

Prosedur pengajuan itu dapat disampaikan ke Dinsos Karanganyar untuk kemudian diteruskan ke Dinsos Jateng dan ke Kementerian Sosial. 

"Kami sudah mengirim 119 ahli waris yang mengajukan santunan.

Setiap ada ajuan, kita langsung rekap dan dikirim ke provinsi.

Provinsi yang membuat rekomendasi untuk diajukan ke Kemensos," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (26/2/2021).

Lanjutnya, dari 119 ajuan ahli waris, belum ada satupun yang mendapatkan santunan kematian sampai saat ini.

Beberapa ahli waris banyak yang menanyakan kejelasan terkait santunan tersebut. 

"Intinya kita hanya memfasilitasi, kita sudah dapat surat resmi dari provinsi.

Santunan dinyatakan tidak ada lagi.

Kita diminta untuk memberitahukan kepada ahli waris," ungkapnya. 

Gunarto menuturkan, akan mengirim surat kepada ahli waris melalui kecamatan untuk memberitahukan peniadaan santunan kematian tersebut.

Sehingga ahli waris tidak lagi menunggu-nunggu kepastian soal santunan itu.

Dia menjelaskan, Dinsos Jateng juga telah memberikan keterangan bahwa hingga saat ini sudah memberikan rekomendasi ke Kemensos sebanyak 2.174 surat ajuan santunan kematian.

Di sisi lain masih ada sekitar 1.100-an surat ajuan santunan yang belum mendapatkan rekomendasi. 

"Dari jumlah itu baru tujuh yang dapat santunan.

Sesuai surat edaran masing-masing dapat Rp 15 juta.

Kalau Karanganyar tidak ada yang dapat," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved