Breaking News:

Berita Blora

Jalan Provinsi Menuju Blora Rusak Parah, Tahun Ini Hanya Dianggarkan Perawatan

Kerusakan jalan provinsi di ruas Purwodadi-Blora semakin parah. Meski begitu tahun ini tidak ada anggaran peningkatan, yang ada hanya perawatan.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Kerusakan jalan provinsi di ruas Purwodadi-Blora semakin parah. Meski begitu tahun ini tidak ada anggaran peningkatan, yang ada hanya perawatan.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi-Blora-Sragen, Joko Winangun mengatakan, memang ruas jalan provinsi tersebut sudah selayaknya dilakukan peningkatan atau dibeton.

Sebab di beberapa titik, terutama ruas jalan beraspal, sebagian besar mengalami kerusakan.

"Kalau kondisi sudah parah seperti ini memang harusnya overlay ditingkatkan atau dicor. Jadi kondisi jalan sudah mudah rusak. Sudah melebihi ukur rencana. Fatigue banget. Itu seharusnya 5 tahun yang lalu sudah harus ditingkatkan semua," ujar Joko kepada Tribunjateng.com, Sabtu (27/2/2021).

Joko mengatakan, meski begitu pihaknya telah melakukan penambalan setiap hari di ruas jalan yang berlubang. Namun apa daya, di saat yang sama muncul lubang batu di titik lain.

"Untuk titik lubang kita selalu nambali, terus muncul lubang baru terus karena kemarin dihajar hujan," tandas Joko.

Titik jalan yang rusak itu sebagian besar berada di ruas jalan beraspal. Misalnya di simpang Ngantru, Tawangharjo, Grobogan.

Di titik itu dinilai paling parah. Saat ini tengah dilakukan perbaikan transisi. Dalam waktu dekat akan dibeton sepanjang 300 meter.

Kemudian untuk di Blora titik terparah ada di Kecamatan Kunduran dan Ngawen. Di kedua kecamatan yang dilintasi jalan provinsi itu jalannya berlubang. Pengendara harus berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut.

"Jadi semangat kami di lapangan sudah sangat luar biasa, yang perlu kami sampaikan terutama permohonan maaf karena kurang nyaman. Kami berusaha untuk nambali," ujarnya.

Melihat parahnya kondisi jalan, kata Joko, pihaknya telan merancang program peningkatan jalan pada tahun 2022.

"Sebenarnya sudah sejak 2 tahun yang lalu kami programkan, tapi karena kemarin ada covid banyak refocusing," katanya.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved