Breaking News:

Berita Sragen

Relawan Sibat Sragen Ikuti Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Desa Pengkol

Sejumlah relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dari perwakilan tujuh desa Kabupaten Sragen ikuti pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Sejumlah relawan Sibat ketika mengikuti praktek pemulasaran jenazah Covid-19 oleh PMI Sragen dan SAR MTA, Sabtu (27/2/2021) 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sejumlah relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dari perwakilan tujuh desa Kabupaten Sragen ikuti pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19.

Pelatihan pemulasaran ini dilakukan di Balai Desa Pengkol, Sabtu (27/2/2021). Dengan pemateri perwakilan dari PMI Sragen, Warseno dan relawan SAR MTA.

Pada kesempatannya, Warseno menerangkan terkait tatacara dan pencopotan penggunaan APD secara runtut. Sementara tim relawan SAR MTA menerangkan tatacara pemulasaran.

Tidak hanya menyampaikan materi, peserta Sibat juga langsung mempraktekkan bagaimana cara pakai dan lepas serta pemulasaran jenazah secara langsung.

Pelatihan ini, diselenggarakan oleh Sibat Desa Pengkol, Kecamatan Tanon. Sibat Pengkol adalah satu dari tujuh desa yang terdapat kelompok Sibat.

Sibat Pengkol menjadi perhatian PMI Pusat dengan memberikan bantuan Penguatan Respon Covid-19 Berbasis Masyarakat dengan dukungan dari IFRC dan USAID.

Ketua Sibat Pengkol, Heri Purwanto mengatakan Pandemi Covid-19 bukan menjadi mutlak tanggung jawab relawan Sibat.

Hanya saja pihaknya berusaha ikut andil meringankan beban masyarakat dan bekerjasama dengan pemerintahan dalam menanggulangi persebaran Covid-19 di Desa Pengkol.

Tidak hanya pemulasaran, sebelumnya juga dilakukan kegiatan seperti santunan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, pembagian alat-alat PHBS, pembagian hand sanitizer serta masker, penyemprotan desinfektan kepada dan kegiatan lainnya.

Sementara itu, Ketua PMI Sragen Ismail Joko Sutresno yang hadir membuka pelatihan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Sibat Desa Pengkol.

"Dari pelatih ini diharapkan bisa dipraktekkan sehingga semua yang dilatih atau nanti dari pelatihnya itu harus bisa mentransfer keterampilan dan keilmuannya."

"Seluruhnya harus mencoba, nanti dikasih model bagaimana cara yang benar. Semoga pelatihan ini bisa bermanfaat," katanya.

Sibat sendiri ada tiga kecamatan dengan tujuh desa yang mengikuti, yakni Kecamatan Miri ada Desa Brojol, Kecamatan Tanon ada Desa Kecik dan Desa Pengkol. Kecamatan Sukodono ada Desa Newung dan Kecamatan Tangen ada Sigit, Dananyar dan Desa Galeh.

"Ada tujuh desa Sibat ini, namun sibat Pengkol mendapatkan dana dari PMI pusat dan IFRC serta USAID. Sehingga Sibat Desa Pengkol memiliki kewajiban untuk melaksanakan pencegahan Covid-19 sesuai dari yang diamanatkan dari PMI Pusat," tandasnya. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved