Breaking News:

Berita Video

Video Sopir Truk Mengaku Tidak Tahu Bawa Rokok Ilegal

ea Cukai Jateng DIY gagalkan pengiriman rokok ilegal senilai ratusan juta yang diangkut truk.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video sopir truk mengaku tidak tahu bawa rokok ilegal.

Bea Cukai Jateng DIY gagalkan pengiriman rokok ilegal senilai ratusan juta yang diangkut truk Isuzu NKR 71 E2-2 di Jalan Lingkar Selatan Salatiga.

Penindakan dilakukan pada Selasa (23/2) pukul 16.45.

Bea Cukai Jateng DIY gagalkan pengiriman rokok ilegal yang akan dikirimkan ke Sumatera (Ist./Bea Cukai)
Sopir truk diketahui berinisial RO. Dirinya tidak mengetahui muatan yang diangkutnya ternyata berisi rokok illegal. 

Sopir itu mengaku hanya dibayar Rp10 Juta untuk mengangkut dari Jember dengan tujuan Jambi, Pekanbaru, dan Medan. 

“Saya membawa barang itu karena butuh muatan yang harus dibawa ke arah Sumatera. Saya juga tidak tahu sebenarnya isi muatan itu apa, karena pihak ekspedisi hanya menyebutkan ‘paket’, itupun saya baru dibayar Rp2 Juta dari kesepakatannya Rp10 Juta, ” ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Sabtu (27/2/2021).

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto mengungkapkan kronologis kejadian bahwa pada awalnya tim memperoleh informasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok diduga ilegal yang akan melewati wilayah Semarang. 

Tim P2 Kanwil Jawa Tengah dan DIY bersama Tim P2 Bea Cukai Semarang yang terbagi dalam dua tim, melakukan patroli sepanjang ruas Jalan Tol Salatiga-Semarang dan  Jalur Utama Kabupaten Semarang. 

Pada tanggal 23 Februari 2021, pukul 16.45 WIB berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga tim berhasil menemukan target dan segera melakukan pengecekan.

"Saat ini barang hasil penindakan beserta sopir dibawa ke kantor untuk pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut. Sepanjang 2021 ini, Bea Cukai Kanwil Jateng DIY telah melakukan 49 penindakan, "tuturnya.

Menurutnya, total rokok illegal yang dimankan adalah 9,77 Juta batang, dengan nilai mencapai Rp 9,87 miliar dan potensi kerugian negara yang berhasil dimankan sejumlah Rp 6,41 miliar.

Ia mengatakan   pelaku peredaran rokok illegal  dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. 

"Pelaku terancam dipidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama  lima tahun dan pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar," pungkasnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved