Breaking News:

Berita Slawi

82 Persen Pengaduan Lampu Penerangan Jalan Umum di Wilayah Kabupaten Tegal Tertangani. 

Sedikitnya 704 pengaduan masyarakat tentang gangguan lampu PJU Kab Tegal mampu tertangani dengan baik.

Ist./Humas Pemkab Tegal
Ilustrasi. Unit kendaraan crane tangga milik Dishub Kabupaten Tegal sedang melakukan perbaikan di area jalur menuju objek wisata Guci beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sedikitnya 704 pengaduan masyarakat tentang gangguan lampu penerangan jalan umum (PJU) Kabupaten Tegal mampu tertangani dengan baik sepanjang tahun 2020. 

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal Uwes Qoroni, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (2/3/2021). 

"Dari 859 aduan yang masuk, baru 704 pengaduan yang tertangani atau sekitar 82 persen. Kondisi ini lebih disebabkan keterbatasan sarana prasarana dan sumber daya manusia di lingkungan kerja kami, sehingga belum semuanya bisa tertangani dan diperbaiki," papar Uwes.

Ia mengungkapkan, untuk melayani kebutuhan perbaikan penerangan jalan umum pada luasan wilayah Kabupaten Tegal yang mencapai 878,78 kilometer persegi hanya ditunjang oleh satu unit kendaraan crane tangga. 

Menurutnya, kondisi tersebut membuatnya cukup kesulitan untuk membagi penugasan tim taskforce karena peralatan kerja jika terus menerus dipakai juga ada penurunan fungsi sehingga perlu dilakukan perbaikan berkala. 

Tanpa backup, tentunya ini akan berdampak pada kinerja pelayanan publik seperti keterlambatan penanganan ataupun proses perbaikannya yang harus dilakukan secara bertahap, melihat zona wilayah perbaikan untuk efisiensi waktu dan sumber daya. 

Uwes berharap, masyarakat Kabupaten Tegal bisa memahami situasi tersebut untuk sementara waktu ini. 

Adapun pihaknya berencana mengajukan pengadaan kendaraan crane tangga untuk meningkatkan kinerja pelayanannya, terutama soal kecepatan waktu perbaikan lampu PJU

"Doakan saja pengadaan tambahan kendaraan crane bisa terealisasi tahun ini, sehingga publik yang dipungut pajak lampu PJU-nya setiap kali melakukan transaksi pembelian stroom meter bisa terlayani lebih baik," ujarnya. 

Uwes menambahkan, di tahun 2021 ini pihaknya juga berencana menambah jaringan lampu PJU pada sejumlah ruas jalan yang belum tersedia lampu PJU

Antara lain ruas jalan Pecabean-Lebeteng, ruas jalan Jatinegara - Gantungan, ruas jalan Banjaran - Balamoa, hingga ruas Pangkah - Kalikangkung, serta Sokatengah Bumijawa. 

"Rencana yang sudah saya sebutkan tadi, realisasinya sangat bergantung pada ketersediaan pendanaan APBD Kabupaten Tegal 2021, dan kebijakan refocusing atau penyesuaian anggaran akibat penerimaan pendapatan daerah yang tidak sesuai perkiraan," tutup Uwes. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved