Breaking News:

Hartopo

Hartopo Apresiasi Bantuan BTN Sebesar Rp 200 Juta ke Ponpes Kebanjiran

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Al Muayyad Al Maliki.

Istimewa
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo ‎‎menerima bantuan dari Direktur BTN, Setyo Wibowo‎ untuk Pondok Pesantren Al Muayyad Al Maliki terdampak banjir di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (2/3/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Al Muayyad Al Maliki di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (2/3/2021). 

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo didampingi Kalakhar BPBD Kudus Budi Waluyo dan Camat Jati Andreas Wahyu Adi.

Bank Tabungan Negara (BTN) menyerahkan bantuan tersebut senilai Rp 200 juta yang diserahkan dalam bentuk 425 paket sembako, tujuh unit diesel pompa air, serta sejumlah bak sampah.

Bantuan yang diterima Hartopo diserahkan kepada pimpinan pondok pesantren Al Muayyad Al Maliki untuk dioperasionalkan serta didistribusikan kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian dari Bank BTN terhadap warga terdampak bencana banjir.  

"Terimakasih atas kepedulian dari BTN kepada warga terdampak banjir di Dukuh Tanggulangin. Saya sangat apresiasi atas bantuan ini, walaupun di tengah pandemi tapi rasa kepedulian terhadap sesama terus ditanamkan," ucapnya. 

Dia menceritakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Kudus tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya banjir kali ini masuk skala besar yang mengingatkannya pada tahun 2014-2015.

"Di tahun ini, banjir yang terjadi cakupannya termasuk skala besar, karena banjir seperti ini juga pernah kita alami di tahun 2014/2015. Mungkin intensitas hujan yang cukup sering dan menyeluruh di berbagai wilayah di Indonesia yang mengakibatkan debit air meluap secara signifikan," terangnya.

Ditambah lagi, dengan adanya pandemi saat ini, menyebabkan anggaran yang akan digunakan untuk pemeliharaan terkena refocusing secara besar-besaran untuk penanganan covid-19.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved