Breaking News:

Penanganan Corona

Klaster Rombongan Ziarah Kembali Terjadi di Banyumas, Bupati: Sudah Diingatkan Nekat Berangkat

Kali ini rombongan warga asal Kecamatan Kebasen menjadi klaster penyebaran Covid-19, setelah melakukan ziarah ke Jawa Timur

Tribun Jateng/ Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat berada di depan Graha Satria Purwokerto, pada pada Sabtu (13/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kasus penyebaran Covid-19 dari rombongan ziarah kubur di Banyumas kembali muncul. 

Sebelumnya klaster ziarah Covid-19 di Banyumas pernah terjadi di Kecamatan Pekuncen. 

Kali ini rombongan warga asal Kecamatan Kebasen menjadi klaster penyebaran Covid-19, setelah melakukan ziarah ke Jawa Timur. 

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan telah berupaya mencegah rombongan agar tidak berangkat ziarah.

Namun peringatan itu ternyata tidak didengarkan dan nekat rombongan itu tetap saja berangkat. 

"Nekat berangkat, padahal sudah diingatkan.

Katanya karena sudah bayar bus dan segala macamnya. 

Begitu pulang dites swab hasilnya ada yang positif," ujar Husein kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (2/3/2021). 

Husein lebih menyoroti penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan keagamaan.

"Pengajian-pengajian harus pakai protokol kesehatan. 

Termasuk kegiatan salat berjemaah di masjid juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan," terangnya. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, klaster rombongan ziarah ini berasal dari salah satu desa di Kecamatan Kebasen.

"Dari kelompok ziarah tersebut ada enam yang positif Covid-19. 

Begitu pulang, kami diberi info langsung dilakukan tes swab," tambahnya. 

Keenam orang yang terkonfirmasi positif kemudian dibawa ke tempat karantina Baturraden dan semuanya adalah orang tanpa gejala (OTG). (Tribunbanyumas/jti) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved