Breaking News:

Berita Batang

Pemkab Batang akan Bedah 752 Rumah Tak Layak Huni 

Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Batang akan membedah rumah tidak layak huni sebanyak 752 unit.

Istimewa
Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Batang akan membedah rumah tidak layak huni sebanyak 752 unit. 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Batang akan membedah rumah tidak layak huni sebanyak 752 unit.

Kepala Bidang Perumahan dan Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Batang, Mulyadi mengatakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang.

“Bantuan program RTLH tersebut masih dalam tahap pendataan yang bersumber dari Desa yang sudah masuk Sistem Informasi perumahan (Simperum) melalui tahapan musyawarah desa hingga kecamatan,” tuturnya, Senin (1/3/2021).  

Dia menjelaskan dari 752 unit rumah yang bersumber dari dana APBD mengcover 432 unit, untuk per rumah bantuannya Rp 12,5 Juta dengan total anggaranya Rp 5,45 Miliar.

Sedangkan untuk DAK dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 2,3 Miliar diperuntukan 115 unit, per rumah mendapatkan bantuan Rp 20 Juta.

“115 unit rumah dari DAK dikhususkan untuk becup program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yakni di Kelurahan Karangasem Selatan dan Desa Denasri Kulon Kecamatan Batang,” jelasnya.

Lalu, bantuan keuangan dari Pemprov Jateng sebesar Rp 3,48 Miliar untuk 290 unit yang per unit rumah mendapatkan Rp 12 Jta alokasinya satu desa 3 unit RTLH.

Bantuan dari PMI Kabupaten Batang sebesar Rp 150 juta untuk 15 unit, per satu unit rumah mendapatkan Rp 10 juta.

“Bantuan program RTLH di Kabupaten Batang pada tahun 2021 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia pun mengatakan kalau di tahun 2020 Pemkab Batang mendapat bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Pusat sebanyak 350 unit rumah, satu unit rumah Rp 17 Juta.

Berdasarkan data per Desember 2020 di Kabupaten Batang ada sekitar 47 ribu rumah tidak layak huni.

“Untuk menuntaskan itu semua, butuh waktu 10 tahunan lebih karena dalam satu tahun bantuan RTLH hanya mencapai 1.000 unit rumah,” pungkasnya.

Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved