Breaking News:

Ratusan Murid Perempuan Korban Penculikan Kelompok Bersenjata Nigeria Dibebaskan

Ratusan murid perempuan yang sempat diculik kelompok bersenjata di Nigeria dilaporkan sudah dibebaskan.

Editor: Vito
KOLA SULAIMON / AFP
ilustrasi - Siswa di Nigeria meninggalkan bus setelah dibebaskan dari penculikan 

TRIBUNJATENG.COM, JANGEBE - Ratusan murid perempuan yang sempat diculik kelompok bersenjata di Nigeria dilaporkan sudah dibebaskan.

Pelaku sebelumnya disebut menculik 270 pelajar dari Sekolah Menengah Pertama Sains Putri di kota Jangebe, pada Jumat (26/2).

Gubernur Negara Bagian Zamfara, Dr Bello Matawalle mengumumkan, sebanyak 279 korban sudah kembali dalam keadaan selamat.

"Alhamdulillah! Dengan gembira saya umumkan pembebasan murid perempuan GGSS Jangebe dari tempat mereka disekap," ujarnya.

Kelompok bersenjata yang menculik ratusan siswi itu disebut juga menyerang kamp militer, mencegah pasukan Nigeria melakukan penyelamatan.

Lawani Adali, petugas keamanan yang tengah berjaga saat insiden, mengungkapkan, akses ke lokasi kejadian dijaga pelaku.

Dilansir Sky News Selasa (2/3), Adali menyatakan, pelaku terus menembaki pasukan keamanan seraya meneriakan sesuatu.

Koresponden Sky News di Afrika, John Sparks menuturkan, sekitar 100 milisi menyamar menjadi militer dan membawa senapan mesin.

Dari ratusan murid yang disekap, sekitar 50 di antaranya berhasil lolos, setelah bersembunyi di tempat tidur dan toilet.

Sejumlah milisi disebut bermarkas di Zamfara, di mana mereka dikenal sering menculik untuk meminta tebusan uang atau pembebasan rekan mereka.

Selama ini, pemerintah Nigeria menolak membayarkan tebusan. Seringnya para penjahat menculik untuk meminta uang menuai perdebatan di negara kawasan barat Afrika itu. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved