Berita Kecelakaan
Viral Pengendara Sepeda Motor Beri Bogem Mentah ke Pengendara Lain Seusai Kecelakaan di Karanganyar
Video rekaman CCTV memperlihatkan kecelakaan lalu lintas antara dua pengendara sepeda motor di Jalan Mojogedang- Batu Jamus Kerjo
Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Video rekaman CCTV memperlihatkan kecelakaan lalu lintas antara dua pengendara sepeda motor di Jalan Mojogedang- Batu Jamus Kerjo tepatnya sekitar simpang tiga tugu depan Pasar Mojogedang Kabupaten Karanganyar.
Video itu viral di media sosial.
Kecelakaan itu diketahui terjadi pada Senin (1/3/2021) sekira pukul 10.00.
Dalam video itu, usai terjatuh karena kecelakaan itu, seorang pengendara sepeda motor langsung berdiri dan melayangkan bogem mentah kepada pengendara sepeda motor lain yang bertabrakan dengannya.
Kejadian itu terekam kamera CCTV counter handphone yang berada tepat di depan lokasi kejadian.
KBO Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu S menyampaikan, sampai saat ini tidak ada laporan kecelakaan tersebut ke Satlantas Polres Karanganyar dan Polsek Mojogedang.
"Kemungkinan sudah diselesaikan secara kekeluargaan," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (2/3/2021).
Dia menuturkan, sempat melihat sekilas rekaman video CCTV itu di media sosial.
Lanjutnya, pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan simpang tiga depan Pasar Mojogedang itu memang harus memutar karena ada tugu.
Sehingga kendaraan dari arah Karangpandan atau timur yang hendak menuju ke utara atau Kerjo harus memutar ke tugu depan Pasar Mojogedang terlebih dahulu.
Begitu juga kendaraan dari arah Karanganyar yang hendak menuju Karangpandan maupun dari arah Kerjo menuju ke Karanganyar.
"Di Bundaran Mojogedang itu memutar. Salah mana, saya belum bisa menjawab karena belum cek lokasi. Karena ada tugunya harus memutar," ucapnya.
Sementara itu Pemilik counter, Dwi (38) mengungkapkan, kecelakaan itu bermula saat sepeda motor matic melintas dari timur atau arah Karangpandan menuju ke utara atau Kerjo.
Saat bersamaan melintas sepeda motor lain dari arah sebaliknya.
"Pastinya kurang tahu, saya dengar bruk. orang-orang pada ngumpul langsung ditolong," terangnya.
"Mungkin spontanitas dari arah utara (pengendara sepeda motor) langsung mukul.
Penyelesaiannya dibicarakan di depan toko samping, diselesaikan secara pribadi.
Kebetulan ada yang beli paketan, saya tidak mengikuti yang di depan," imbuhnya.
Dia menceritakan, sudah mendirikan uaha counter handphone selama hampir dua tahun.
Selama ini memang ada beberapa pengendara dari arah Karangpandan yang menerobos atau tidak memutar ke tugu dulu.
Namun kebanyakan dari luar daerah sekitar.
"Mungkin belum tahu rambu-rambunya. Biasanya ada yang menerobos tapi biasanya pelan-pelan," tuturnya.
Dari pantauan di lokasi, rambu memutar hanya terpasang di sisi barat atau dari arah Karanganyar.
Sedangkan rambu memutar dari arah timur sudah tidak ada dan hanya menyisakan tong sebagai peyangga rambu.
"Dulu ada rambu (memutar di sisi timur), tapi sudah rusak. Tinggal tong saja," ungkap Dwi.
Dia berharap ada pemasangan rambu memutar di sisi timur supaya tidak ada warga yang menerobos. Dwi mengunggah video rekaman CCTV itu bukan tanpa alasan.
"Saya memposting supaya pengendara lain berhati-hati," pungkasnya. (Ais).
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :