Breaking News:

Banjir Pekalongan

Bimsalabim, Banjir di Pekalongan Berangsur Surut Gara-gara Alat Ini

Banjir di Pekalongan berangsur surut, belasan pompa juga dipasang oleh pemda untuk membuang air dari pemukiman warga. 

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (tengah) bersama PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto (kanan) saat meninjau pompa air di Kecamatan Wonokerto. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemkab Pekalongan berupaya keras mencari jalan agar banjir di pesisir utara cepat surut.

Selain menjebol pintu Sungai Mrican, belasan pompa juga dipasang oleh pemda untuk membuang air dari pemukiman warga. 

Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi terhadap sistem pengendalian rob dan banjir di Wonokerto dan Tirto.

"Untuk di Kecamatan Wonokerto, dalam rangka percepatan kita pasang 3 pompa-pompa portabel di Desa Tratebang. Kemudian di Desa Pecakaran ada 3, di Mrican sendiri kita tambah 1 pompa.

Pesanggrahan dan Tirto kita juga kita pasang pompa. Jadi ada 15 unit pompa kita pasang," kata Bambang yang sekaligus Kepala DPU Taru, saat dihubungi Tribunjateng.co, Rabu (3/3/2021).

Kemudian, untuk tahun depan pihaknya akan fokus untuk mengawal penyempurnaan tanggul, termasuk pembuatan 3 pintu air di Sungai Mrican, pintu kleb, dan tambahan rumah pompa.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Pekalongan per tanggal (2/3/2021) jumlah pengungsi banjir di Kabupaten Pekalongan mencapai 964 jiwa yang tersebar di 16 titik lokasi pengungsian.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved