Breaking News:

Berita Pemalang

Bongkar Celengan Koin 5 Tahun, Karmi Sampai Dibantu Warga Sekampung Sehari Semalam: Buat Beli Sawah

Karmi pun sempat jadi sorotan, karena video membongkar celengannya yang berisi ribuan uang koin tersebar di media sosial

TribunJateng.com/Budi Susanto
Karmi sedang menghitung uang koin di halaman rumahnya, yang terletak di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Uang koin yang ia tabung di celengan plastik selama lima tahun, Rabu (3/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Buah kesabaran dan ketelatenan menabung uang koin, Karmi (55) warga Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan Pemalang, sanggup mengumpulkan Rp 39,8 juta lebih. 

Bahkan dari hasil menabung, ia bisa membeli sawah, serta memcukupi biaya hidup dua cucunya. 

Karmi pun sempat jadi sorotan, karena video membongkar celengannya yang berisi ribuan uang koin tersebar di media sosial. 

Bahkan ia mengaku untuk menghitung uang koin dari celengan plastik, Karmi dibantu warga se kampung.

Baca juga: Bos Toko Dibunuh Secara Biadab, Waga Tak Percaya Tahu Pelakunya yang Sempat Viral: Masak Anak Itu?

Baca juga: Sosok Crazy Rich Surabaya yang Bikin Natasha Wilona Bengong Tak Percaya saat Dihadiahi Lamborghini

Baca juga: Cerita Teddy Syach Soal Covid-19 yang Diderita Rina Gunawan, Makin Parah karena Penyakit Bawaan

Karmi sedang menghitung uang koin di halaman rumahnya, yang terletak di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Uang koin yang ia tabung di celengan plastik selama lima tahun, Rabu (3/3/2021).
Karmi sedang menghitung uang koin di halaman rumahnya, yang terletak di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Uang koin yang ia tabung di celengan plastik selama lima tahun, Rabu (3/3/2021). (TribunJateng.com/Budi Susanto)

 

Diterangkan Karmi, ia menabung selama lima tahun dan mendapat Rp 39,8 juta lebih. 

"Selama lima tahun saya kumpulkan sisa uang berbelanja, dan sengaja yang saya tabung di celengan plastik adalah uang koin," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (3/3/2021).

Ia tak menyadari, selama lima tahun menabung uang koin pecahan Rp 500 dan Rp 100, celengan plastik yang ia gunakan mencapai 28 buah. 

"Sampai tempat saya penuh dengan celengan plastik, karena jumlahnya ada 28 buah. Satu celengan beratnya 5 kilogram, kalau ditotal ada 140 kilogram lebih," paparnya. 

Dikatakan Karmi, karena kamar dipenuhi celengan, ia memutuskan untuk membongkarnya pada 22 Februari lalu.

Karmi sedang menghitung uang koin di halaman rumahnya, yang terletak di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Uang koin yang ia tabung di celengan plastik selama lima tahun, Rabu (3/3/2021).
Karmi sedang menghitung uang koin di halaman rumahnya, yang terletak di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Uang koin yang ia tabung di celengan plastik selama lima tahun, Rabu (3/3/2021). (TribunJateng.com/Budi Susanto)

"Untuk menghitung uang kion saya dibantu warga sekampung, dan membutuhkan waktu sehari semalam," katanya. 

Usia dihitung, Karmi menukar uang koin tersebut ke sejumlah warung, minimarket, konter pulsa, hingga toko bangunan. 

"Itu pun tidak semua mau, bahkan saya pernah menukar ke bank dan hanya diterima Rp 2,5 juta. Hingga kini pun belum semua uang koin bisa saya tukar dengan uang kertas, masih ada satu ember lebih," jelasnya. 

Karmi menambahkan, uang hasil menabung ia gunakan untuk membeli sawah. 

"Selain itu saya gunakan untuk membiayai dua cucu saya. Sebenarnya semua bisa seperti saya, asal ada niat dan ketekunan," tambahnya. (*)

Baca juga: Bos Toko Dibunuh Secara Biadab, Waga Tak Percaya Tahu Pelakunya yang Sempat Viral: Masak Anak Itu?

Baca juga: Jika Perpres Miras Tak Dicabut, Politikus PKS: Investasi Bisa Saja Dibuka di Jateng

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved