Breaking News:

Berita Kudus

Ditanya Terkait Pelaksanaan Dandangan, Hartopo: Kalau Belum Full Zona Hijau Belum Berani Agendakan

Empat puluh hari  lagi, umat Muslim di Indonesia akan memasuki bulan puasa.

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Empat puluh hari  lagi, umat Muslim di Indonesia akan memasuki bulan puasa. Di beberapa daerah, ada perayaan khusus untuk menyambut bulan suci itu. Satu di antaranya Kabupaten Kudus.

Daerah yang berjuluk "Kota Kretek" itu memiliki tradisi Dandangan. Di tahun ini banyak Kudus yang menanyakan apakah Dandagan tahun ini bisa terlaksana.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo belum bisa memberikan kepastian terkait pelaksanaan Dandangan. Hal itu disebabkan kondisi saat ini sedang di landa wabah corona.

Dia menyampaikan, selagi kondisi di Kudus belum sepenuhnya zona hijau, maka pihaknya belum beranga mengagendakan tradisi tahunan itu.

"Kalau full zona hijau, kita akan lakukan evaluasi. Kita akan koordinasikan dengan perdagangan bagaimana baiknya," kata Hartopo, Rabu, (3/2/2021).

Menurutnya, saat ini kondisi Kabupaten Kudus di tengah PPKM Mikro jilid 2, zona hijau lebih dari 50 persen, selebihnya zona kuning dan oranya. Di Kudus, kata dia, tidak ada kawasan yang berzona merah.

Terkait pelaksanaan Dandangan, Hartopo masih menunggu kepastian kondisi  Kabupaten Kudus di tengah pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, awalnya Dandangan  adalah berkumpulnya santri di depan Masjid Menara Kudus untuk menunggu pengumuman dari Sunan Kudus kapan dimulainya puasa. 

Para pedagang juga memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan di sekitar masjid. Dan kini dikenal pasar malam yang selalu ada menjelang Ramadan. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved