Breaking News:

Berita Ungaran

Peringati Hari Keselamatan Kerja, BP Jamsostek Ungaran Salurkan Puluhan APD Jakon

Jamsostek Ungaran salurkan bantuan puluhan alat pelindung diri (APD) kepada perwakilan jasa konstruksi.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Wakil Bupati Semarang M Basari menyerahkan secara simbolis bantuan bagi pekerja dalam acara peringatan Hari K3 Nasional di Green Valley Resort Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (3/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2021 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP-Jamsostek) Ungaran menyalurkan bantuan berupa puluhan alat pelindung diri (APD) kepada perwakilan jasa konstruksi (Jakon).

Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Ungaran Muslih Hikmat mengatakan bantuan APD Jakon diberikan kepada perwakilan pekerja di PT Waskita Karya.

"Selain APD bagi pekerja konstruksi sebanyak 10 set. Bantuan juga diberikan jaminan hari tua (JHT) kepada ahli waris Kades Lemah Ireng Kabul Widodo senilai Rp 198 juta dan jaminan pensiun total Rp 350 ribu setiap bulan. Kemudian, jaminan kecelakaan kerja sejumlah Rp 81,1 juta kepada pekerja di PT Kadi International," terangnya kepada Tribunjateng.com, di sela-sela peringatan Hari K3 Nasional di Green Valley Resort Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (3/3/2021)

Menurut Muslih, bantuan yang ada diharapkan dapat membantu serta meringankan pengguna BP Jamsostek.

Ia menambahkan, ditengah pandemi virus Corona (Covid-19) peserta BP Jamsostek kedepan juga berhak mengklaim atas jaminan kehilangan kerja.

"Program itu masih menunggu peraturan resmi dari pemerintah pusat. Dan ini momen yang sangat pas bagi peserta jaminan kematian dan kecelakaan kerja. Sementara masih berupa peraturan pemerintah kita menunggu peraturan menterinya," katanya

Wakil Bupati Semarang M Basari menyatakan momentum bulan peringatan K3 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Semarang untuk senantiasa mengutaman keselamatan pekerjanya dan tidak hanya mengejar keuntungan.

Pihaknya mengungkapkan, menyikapi revolusi industri 4.0 dimana banyak jenis pekerjaan baru yang muncul sehingga mengikis pekerjaan lama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang telah menyiapkan beberapa program.

"Kami akan siapkan fasilitasi, komunikasi perusahaan saya kira perlu dan Pemkab Semarang telah membuat beberapa program pelatihan-pelatihan," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved