Breaking News:

Berita Semarang

Pribadi: Kegiatan Ekspor Jawa Tengah Tercatat Sudah Mulai Membaik

KPw BI Provinsi Jawa Tengah mencatatkan kegiatan ekspor perlahan mulai mengalami peningkatan.

Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani
Kegiatan pemberian bantuan secara simbolis oleh Kantor Perwakilan Bank lndonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah untuk masyarakat yang terdampak banjir di Jawa Tengah yang bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Awal tahun 2021, Kantor Perwakilan Bank lndonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah mencatatkan kegiatan ekspor di Jawa Tengah perlahan mulai mengalami peningkatan. 

“Untuk di awal tahun ini, kegiatan ekspor di Jawa Tengah mulai menunjukkan geliat perbaikan, meskipun memang belum dapat dikatakan sepenuhnya pulih tapi sudah mulai adanya pertumbuhan. Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), untuk ekspor non migas meningkat 2,7 persen secara year on year (yoy) per Januari 2021,” ujar Pribadi kepada Tribun Jateng di sela-sela kegiatan Press Release Seremonial Bantuan Banjir di Gedung KPw BI Provinsi Jawa Tengah, Selasa, (2/3/2021). 

Adapun beberapa industri yang sudah mulai bertumbuh dalam kegiatan ekspor ini, diantaranya seperti furnitur, tekstil, dan alas kaki. Pertumbuhan ini dikatakan Pribadi juga didukung karena beberapa negara mitra dagang yang bekerjasama, kini telah membuka akses untuk kegiatan ekspor. 

Seiring dengan adanya pertumbuhan dan peningkatan mobilitas masyarakat di awal tahun ini, Pribadi berharap di kuartal I dan kuartal II tahun 2021 ini, kondisi ekonomi dapat segera membaik. 

“Tentunya kami berharap di tahun 2021 ini semua sektor ekonomi dapat mencatat pertumbuhan yang positif, seiring dengan adanya berbagai kebijakan dalam rangka penanganan pandemi covid-19 ini termasuk dengan vaksinasi yang juga sudah mulai dilaksanakan. Harapannya melalui vaksinasi ini bisa memberikan dampak positif tidak hanya di sektor kesehatan saja, tetapi juga untuk sektor ekonomi,” terangnya. 

Sementara itu, terkait dengan adanya kondisi banjir di beberapa wilayah di Jawa Tengah, seperti di Pekalongan, Kudus, dan Semarang, KPw BI Provinsi Jawa Tengah turut memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Adapun dalam pemberian bantuan ini turut bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah dengan nominal bantuan Rp 45 juta dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), dengan nominal bantuan Rp 25 juta, dalam bentuk penyediaan air minum dan sembako. 

“Adanya curah hujan yang cukup tinggi di awal tahun ini, menyebabkan banjir di beberapa titik di Jawa Tengah. Oleh karena itu kami melakukan aksi untuk memberikan bantuan kepedulian kepada masyarakat di Jawa Tengah yang terkena banjir. Harapan kami dengan adanya bantuan ini dapat turut membantu masyarakat yang terdampak banjir,” jelasnya. 

Program Implementator ACT Jawa Tengah, Hamas Rausyanfikr menuturkan adanya bantuan yang diberikan dari KPw BI Provinsi Jawa Tengah ini nantinya akan didistribusikan ke daerah yang masih terdampak banjir di Jawa Tengah.

“Bentuk bantuan paket bahan pangan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir, guna memenuhi kebutuhan sementara mereka karena kondisi di lapangan saat ini masih belum memungkinkan untuk masyarakat yang terdampak banjir melakukan aktifitas bekerja kembali, saat ini masyarakat yang terdampak pun masih dalam tahap pembersihan rumah,” tutur Hamas. 

Senada, Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Tengah, Djoko Adhi Saputra, juga mengatakan bantuan yang ada nantinya akan diberikan sebagai upaya pemulihan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. (*)

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved