Breaking News:

Berita Ungaran

Disnakertrans Klaim 10 Ribu Pekerja di Kabupaten Semarang Kembali Bekerja

Disnakertrans Kabupaten Semarang mengklaim sebanyak 10 ribu pekerja di Bumi Serasi telah kembali bekerja.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Kepala Disnakertrans Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Semarang mengklaim sebanyak 10 ribu pekerja di Bumi Serasi telah kembali bekerja pasca terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Kepala Disnakertrans Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto mengatakan sebelumnya tercatat sebanyak 14 ribu pekerja di Kabupaten Semarang dirumahkan dan 585 diantaranya terpaksa di PHK perusahaan.

"Pada masa awal Covid-19 ada sekitar 13.395 orang dirumahkan oleh perusahaan tempat bekerja. Kemudian sekarang berangsur-angsur mulai kembali bekerja, terakhir kami mendapat laporan ada sekira 10 ribu orang. Demikian, tersisa sekira 3.395 orang sehingga kondisi ekonomi dapat dibilang telah perlahan pulih," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (4/3/2021)

Menurut Djarot, sementara ini yang diharapkan pemerintah adalah perusahaan di wilayah Kabupaten Semarang dapat ikut serta membantu program vaksinasi virus Corona.

Ia menambahkan, jika seluruh pekerja menunggu tahapan vaksinasi dari pemerintah dikhawatirkan justru berdampak pada produktivitas perusahaan.

"Karena otomatis kerja pekerja tidak bisa full maksimal. Maka kami mengimbau ada kerjasama dengan sistem gotong royong antara pemerintah dan perusahaan untuk memvaksin pekerjanya," katanya

Djarot menyatakan, apabila terjalin kerjasama perusahaan tidak akan merugi sebabnya pekerja adalah aset perusahaan sehingga produktivitas barang juga bagian dari kepentingan pengusaha.

Terkait penerapan protokol kesehatan pada lingkungan perusahaan diakuinya telah berjalan dengan baik. Lebih lanjut akibat dampak kemajuan teknologi yang rentan menambah angka pengangguran jajarannya telah menyiapkan beberapa program.

"Sekarang fokus kami itu vaksinasi bagi pekerja. Kalau PHK dan yang dirumahkan Alhamdulillah sudah lebih baik, geliat ekonomi mulai tumbuh kembali," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved