Breaking News:

KKN Undip

Mahasiswa Undip Semarang Perkenalkan Keajaiban Bahan Pangan Lokal untuk Perangi Covid-19

Pandemi Covid-19 mengharuskan setiap orang untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat agar tidak mudah tertular.

IST
Mahasiswa KKN Undip 2021 memperkenalkan segudang manfaat bahan pangan lokal kepada warga RT 09/RW 09 Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 mengharuskan setiap orang untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat agar tidak mudah tertular.

Menurut anjuran WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, salah satu upaya meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan konsumsi gizi seimbang.

Salah satu prinsip gizi seimbang adalah dengan mengonsumsi beraneka ragam bahan pangan.

Bahan pangan lokal masyarakat Indonesia memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Semakin banyak jenis bahan pangan yang dikonsumsi, semakin banyak manfaat yang masuk ke dalam tubuh.

Melalui program KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Diponegoro Tahun 2021, Luthfia Noor Fahira (Gizi 2017) memperkenalkan segudang manfaat bahan pangan lokal kepada warga RT 09/RW 09 Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia memberikan sosialisasi dan modul berisi kemampuan bahan pangan lokal dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Luthfia juga memberikan beberapa resep kreasi masakan yang mengandung bahan pangan tersebut.

Bahan pangan yang diperkenalkan adalah bahan pangan lokal yang sering dikonsumsi dan mudah didapatkan oleh warga sekitar.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu warga dengan menerapkan protokol kesehatan.

Para warga sangat antusias dalam menyimak dan bertanya mengenai kandungan bahan pangan yang sering dipakai dalam memasak, masalah gizi yang sering dirasakan, dan tips menjaga kesehatan di masa pandemi.

Melalui program ini, Luthfia berharap warga dapat lebih memahami kandungan dari bahan pangan yang sering dikonsumsi sehari-hari dan juga memahami bahwa hidup sehat tidak harus dengan mengonsumsi bahan pangan yang mahal. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved