Berita Internasional
Meghan Markle Sedih Dituduh Intimidasi Staf Istana
Kali ini Meghan dituduh melakukan perundungan ketika ia masih bertugas di Istana Kensington, Inggris.
TRIBUNJATENG.COM - Meghan Markle memang sudah tidak tinggal di Inggris.
Namun perseteruan antara Meghan Markle dan istana Inggris belum reda.
Kali ini Meghan dituduh melakukan perundungan ketika ia masih bertugas di Istana Kensington, Inggris.
Baca juga: Sopir Truk Selipkan Uang Rp 50 Ribu di Lipatan STNK Malah Dibikin Malu Ipda Sigit
Baca juga: Bos Toko Dibunuh Secara Biadab, Waga Tak Percaya Tahu Pelakunya yang Sempat Viral: Masak Anak Itu?
Baca juga: Gaya Abdussamad Kajari Gadungan, Bawa Sopir Nginap Gratis Sekeluarga, Ancaman ke Hotel Tak Main-main
Baca juga: Mewahnya Desain Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk Jokowi di Solo, Lokasi Sudah Ditinjau Gibran
Pada hari Selasa (2/3/2021) kemarin, The Times mengklaim Duchess of Sussex menghadapi keluhan terkait intimidasi yang dibuat salah satu bekas penasihat dekatnya.
Atas tuduhan tersebut, Meghan mengaku merasa sedih dan menyebut itu sebagai penyerangan karakter.
"The Duchess sedih dengan penyerangan karakternya, terutama sebagai seseorang yang menjadi target perundungan dirinya sendiri dan berkomitmen untuk mendukung mereka yang mengalami rasa sakit dan trauma."
Begitu penuturan juru bicara Pangeran Harry dan Meghan Markle kepada laman People.
"Dia bertekad melanjutkan pekerjaannya membangun welas asih di seluruh dunia dan akan terus berusaha memberikan teladan dalam melakukan apa yang benar dan melakukan apa yang baik."
The Times melaporkan, keluhan perundungan itu disampaikan Jason Knauf, mantan sekretaris komunikasi Harry-Meghan pada Oktober 2018.
Kala itu, Knauf mengklaim Meghan mengusir dua asisten pribadi dan merusak kepercayaan anggota staf ketiga.
Menurut The Times, Knauf mengajukan pengaduan dalam upaya untuk melindungi staf istana yang diduga diintimidasi oleh Duchess of Sussex hingga meneteskan air mata.
Seorang pembantu kerajaan yang terlibat konfrontasi dengan Meghan diduga menceritakan kepada seorang rekannya bahwa ia tidak bisa berhenti gemetar.
Pada Februari 2019, beberapa rekan Meghan mengungkap kepada laman People bahwa Meghan sendiri menjadi korban "intimidasi global" oleh pers.
"Meg diam-diam duduk dan menanggung kebohongan dan ketidakbenaran," sebut salah satu teman Meghan.
Tangkap layar www.cosmopolitan.com Meghan Markle kerap terlihat mengenakan gaun biru di beberapa kesempatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/meghan-markle-fiji.jpg)