Breaking News:

Berita Karanganyar

Pelajar SMKN Jenawi Karanganyar Jual Olahan Keripik Debog dan Daun Kelor: Buat Tambah Beli Kuota

Belasan pelajar SMKN Jenawi Kabupaten Karanganyar menjual olahan keripik pelepah pisang atau gedebog dan daun kelor.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Pelajar kelas XI SMKN Jenawi, Ardian Tri Anggoro memperlihatkan keripik gedebog dan daun kelor. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Belasan pelajar SMKN Jenawi Kabupaten Karanganyar menjual olahan keripik pelepah pisang atau gedebog, daun kelor dan daun pegagan untuk mendapatkan tambahan uang.

Uang tersebut digunakan para pelajar untuk membeli kuota internet guna mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring. Usaha pembuatan olahan keripik gedebog, daun kelor dan pegagan telah dimulai sejak empat bulan lalu. 

"Di Jenawi banyak tapi tidak dimanfaatkan. Akhirnya dibuat keripik. Di Jenawi belum ada yang buat (olahan keripik dari gedebog)," kata pelajar kelas XI, Catur Prasetyo kepada Tribunjateng.com, Kamis (4/3/2021). 

Dari hasil jualan keripik tersebut, Catur mendapatkan uang bagi hasil yang digunakan untuk membeli kuota internet. Dia mengaku tidak kesulitan mengatur jadwal baik untuk tetap mengikuti pembelajaran secara daring dan membuat olahan keripik

"Kalau selesai membuat tugas ke rumah produksi. Kadang pagi, siang," ucapnya. 

Ide usaha olahan keripik tersebut didukung penuh oleh Hari Prihatin selaku guru sekolah. Guru siswa itu kebetulan memiliki rumah makan di rumahnya daerah Jenawi. Tempat produksi keripik tersebut memanfaatkan ruangan yang berada di rumahnya. 

"Modal awal itu Rp 2 juta (uang pribadi). Tidak pakai uang dari sekolah. Ada 11 siswa yang ikut. Olahan dititipkan di toko oleh-oleh dan rumah makan," ujar Hari.

Bahan pembuatan keripik dapat dengan mudah didapatkan di wilayah Jenawi. Pasalnya daun kelor tumbuh liar, begitu juga daun pegagan. Sedangkan pelepah pisang memanfaatkan pohon milik warga sekitar. 

Setidaknya sekitar 40 bungkus keripik dapat diproduksi dalam sehari. Produk keripik itu dititipkan ke toko yang berada di Tawangmangu dan Ngargoyoso. Satu bungkus keripik dijual dengan harga Rp 10 ribu.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved